Tunjukkan Kinerja Positif, TPK Koja Lampaui Target Tangani 966.100 TEU’s  di Tahun 2023

- Pewarta

Tuesday, 23 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Terminal Petikemas Koja merupakan salah satu operator terminal petikemas terbesar ke dua di Tanjung Priok setelah JICT. Hingga saat ini, TPK Koja  masih menunjukkan kinerja yang positif hingga tahun 2023. Terbukti, selama tahun 2023, TPK Koja melayani bongkar muat petikemas sebanyak 966.100 TEU’s (twenty-foot equivalent units),

Informasi tersebut diperoleh dalam bincang-bincang redaksi maritimindonesia.co bersama sekretaris perusahaan TPK Koja di Jakarta, ⁷Senin (22/1).

Lebih jauh dikatakan, terjadi peningkatan yang cukup signifikat dibandingkan realisasi petikemas yang dilayani pada 2022 yang tercatat sebesar 896.132 TEU’s.  Realisasi 2023 itu juga melebihi target yang dipatok sebesar 936.305 TEU’s.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager TPK Koja, Indra Hidayat Sani, dalam pernyataannya yang dikutip di laman TPK Koja (tpkkoja .co.id) mengungkapkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada semua pihak terkait atas pencapaian kinerja itu.

“Kami sangat berterima kasih dan bangga atas kerja keras serta dedikasi yang telah ditunjukkan oleh seluruh tim. Tahun ini, kami berhasil mencapai target pertumbuhan yang signifikan, berkat kolaborasi dan dukungan dari semua pihak,” kata Indra Sani.

Dikatakan juga, prestasi TPK Koja di tahun 2023 mencakup peningkatan efisiensi operasional, peningkatan kualitas layanan, dan keberhasilan dalam mengimplementasikan berbagai inisiatif teknologi baru. Hal ini tidak hanya meningkatkan kepuasan pelanggan tetapi juga memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi lokal.

”Kami juga ingin mengucapkan terima kasih khusus kepada para pelanggan kami yang telah memberikan kepercayaan yang tidak terhingga. Tanpa dukungan mereka, capaian ini tidak mungkin terjadi,” ungkap Indra Hidayat Sani.

Lebih lanjut dikatakan, TPK Koja berencana untuk melanjutkan investasi dalam teknologi dan infrastruktur guna meningkatkan lagi kualitas layanan mereka di masa mendatang. Manajemen juga menekankan pentingnya kerjasama dan komunikasi yang terus menerus dengan seluruh stakeholder untuk mencapai tujuan bersama.

Pernyataan tersebut ditutup dengan optimisme yang tinggi terhadap prospek tahun 2024, dengan harapan akan terus memperkuat posisi TPK Koja sebagai salah satu pemimpin di industri peti kemas di Indonesia.

(ire djafar)

Berita Terkait

Forum Komunikasi DPD–DPD dan DPA–DPA IKAL Lemhannas RI Gelar Rakornas, Sepakati Pembentukan Tim Reformasi
Kereta Api Petani dan Pedagang Siap Dioperasikan, Tarif Hanya Rp3 Ribu, Ini Syarat dan Ketentuan Penggunanya
Tingkatkan Kelancaran Penyeberangan Jelang Nataru, ASDP Operasikan Layanan Kapal Express Melalui Dua Dermaga di Merak-Bakauheni
Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025
ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem
IFBEX 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Franchise dan Teknologi Digital Dorong Lahirnya Wirausaha Masa Depan
Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub
Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Galangan Abeking dan  Rasmussen, Jerman

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 14:10 WIB

Forum Komunikasi DPD–DPD dan DPA–DPA IKAL Lemhannas RI Gelar Rakornas, Sepakati Pembentukan Tim Reformasi

Sunday, 30 November 2025 - 13:47 WIB

Kereta Api Petani dan Pedagang Siap Dioperasikan, Tarif Hanya Rp3 Ribu, Ini Syarat dan Ketentuan Penggunanya

Sunday, 30 November 2025 - 13:37 WIB

Tingkatkan Kelancaran Penyeberangan Jelang Nataru, ASDP Operasikan Layanan Kapal Express Melalui Dua Dermaga di Merak-Bakauheni

Sunday, 30 November 2025 - 08:05 WIB

Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025

Saturday, 29 November 2025 - 15:36 WIB

ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem

Berita Terbaru