Optimalkan Efektifitas dan Efisiensi Layanan Operasional, Pelindo Regional 2 Tumbuh Pesat dan Catatkan Kinerja Positif

- Pewarta

Wednesday, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Mengawali Triwulan pertama di tahun 2024, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 atau Pelindo Regional 2 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang jasa kepelabuhanan dan logistik menunjukkan kinerja positif, dimana secara konsolidasi trend positif itu terdapat pada kinerja operasional arus petikemas dan arus penumpang.

“Pada Triwulan I tahun 2024 Pelindo Regional 2 mencatat adanya kenaikan pada kinerja operasional pada arus petikemas, dan arus penumpang jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023,” kata Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Drajat Sulistyo.

Lebih jauh dijelaskan, untuk kinerja arus petikemas pada Triwulan I tahun 2024 di Regional 2 sebanyak 1,4 Juta Box atau tumbuh 5,72% dari total di tahun 2023 yang berjumlah 1,3 Juta Box, dengan total 2 Juta TEUs atau tumbuh 6,18% dari total di tahun 2023 sebesar 1,9 Juta TEUs.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan pula, kenaikan arus petikemas ini dikarenakan masuknya beberapa kapal Adhoc di Pelabuhan Petikemas wilayah Regional 2.

“Sedangkan untuk arus penumpang menunjukkan peningkatan 17,57% pada triwulan I tahun 2024 dengan jumlah 208 ribu penumpang dibandingkan dengan triwulan I tahun 2023 yang berjumlah 177 Ribu penumpang. Kenaikan pada arus penumpang ini dikarenakan masih menjadi pilhan utama untuk berpergian khususnya ke luar pulau Jawa pada saat Nataru serta libur sekolah pada bulan Februari 2024, ditambah pelayanan kapal cruise yang sandar di wilayah Pelabuhan Regional 2,” papar Drajat.

Drajat menambahkan, meningkatnya kinerja operasional ini merupakan hasil dari transformasi Pelindo pasca merger. Dimana peningkatan produktivitas bongkar muat diukur dengan parameter boks per kapal per jam (BSH) dan pengurangan port stay atau waktu sandar kapal di pelabuhan yang diukur dengan jumlah hari.

“Bagi Pelindo Regional 2, upaya mempersingkat port stay kapal di pelabuhan akan memberikan dampak kepada bertambahnya efektifitas dan efisiensi dalam pelayanan operasional dan juga hal ini akan memberikan manfaat kepada pelanggan untuk mendapatkan opportunity bisnis yang lebih besar lagi,’  tutup Drajat. (ire djafar)

Berita Terkait

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok
Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros
Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3
KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group

Berita Terkait

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Friday, 21 August 2026 - 21:54 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Thursday, 20 August 2026 - 12:02 WIB

EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok

Berita Terbaru