Hubla Tingkatkan Akuntabilitas Melalui Evaluasi LKIP, E-Performance, dan E-SAKIP Tahun 2024

- Pewarta

Sunday, 23 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, menggelar acara Evaluasi Dokumen Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), E-Performance, dan E-SAKIP untuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Acara yang berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Juni 2024, ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Perencanaan Ditjen Hubla Andung Supadi menyampaikan bahwa acara ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 85 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

“Acara ini bertujuan untuk memonitor capaian kinerja setiap triwulan dan memperbarui data pada aplikasi E-Performance dan E-SAKIP, sehingga Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dapat menjadi instansi pemerintah yang akuntabel, transparan, efisien, dan efektif,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 85 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, penyusunan Dokumen SAKIP merupakan upaya untuk memonitor capaian kinerja setiap triwulan serta update data pada aplikasi E-Performance dan E-SAKIP.

Andung melanjutkan bahwa optimalisasi implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah harus dilaksanakan menyeluruh dan berjenjang dari pimpinan unit kerja hingga pelaksana.

“Tujuan dari unit kerja tersebut diharapkan dapat tercapai dengan lancar melalui koordinasi yang lebih baik lagi. Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan dapat tercapai tujuan unit kerja dengan lancer, ” ujarnya.

Apresiasi Unit Kerja Terbaik

Selain menjadi ajang komunikasi, serta sarana koordinasi yang lebih baik antara unit-unit kerja dalam acara ini juga diberikan penghargaan kepada Unit Kerja Terbaik dalam Pelaksanaan Penilaian Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2023, yaitu Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Benoa, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Balikpapan, dan Distrik Navigasi Samarinda.

“Semoga prestasi ini dapat menjadi contoh bagi unit kerja lain dan menjadi pemacu untuk meningkatkan pelaksanaan penilaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah di unit kerja masing-masing,” kata Andung.

Acara ini diharapkan dapat memberikan panduan dan petunjuk yang berguna bagi seluruh peserta untuk mengimplementasikan hasil kegiatan di lingkungan unit kerja masing-masing. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan dan pendampingan acara ini,” tutupnya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam acara ini yaitu Deputi Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan, Inspektur II Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan, serta perwakilan dari berbagai unit di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. (fa)

 

idj / idj

 

 

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa
Industri Maritim Dituntut Adaptif, SDM dan Digitalisasi Jadi Penentu

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Friday, 17 April 2026 - 14:26 WIB

Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional

Berita Terbaru