Kemenhub Tingkatkan Efisiensi dan Kualitas Penanganan Kerangka Kapal di Perairan Indonesia

- Pewarta

Monday, 22 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur KPLP Jon Kenedi dalam sambutannya pada acara pembukaan Workshop Optimalisasi Penyelesaian Pengangkatan Kerangka Kapal Tahun Anggaran 2024. di Hotel Mercure Padang Sumatera Barat, Senin (22/7).
Direktur KPLP Jon Kenedi dalam sambutannya pada acara pembukaan Workshop Optimalisasi Penyelesaian Pengangkatan Kerangka Kapal Tahun Anggaran 2024. di Hotel Mercure Padang Sumatera Barat, Senin (22/7).

Maritim Indonesia – Dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk perusahaan salvage dan pelaku pekerjaan bawah air, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) membuka Workshop Optimalisasi Penyelesaian Pengangkatan Kerangka Kapal Tahun Anggaran 2024. di Hotel Mercure Padang Sumatera Barat, Senin (22/7).

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas penanganan kerangka kapal di perairan Indonesia, guna mendukung keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim. Dengan adanya forum ini, diharapkan adanya peningkatan standar keselamatan dan perlindungan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sektor transportasi laut.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Jon Kenedi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam memastikan tanggap dan terkoordinasinya respons dalam situasi darurat di laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peran perusahaan salvage dan pekerjaan bawah air di perairan Indonesia sangat vital dalam menjaga keamanan dan efisiensi transportasi maritim,” ujar Jon Kenedi.

Ia juga menekankan komitmen pemerintah dalam mengawasi dan mengevaluasi perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam aktivitas salvage, guna memastikan penerapan praktik terbaik dalam penanganan kerangka kapal di perairan Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pasar di sektor ini dan menjamin penerapan praktik salvage terbaik,” tambahnya.

Workshop ini menghadirkan narasumber ahli yang membahas berbagai topik penting, termasuk perizinan salvage, peran perusahaan salvage, dan kontribusi asuransi dalam penanganan kerangka kapal. Materi-materi ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang tantangan teknis dan regulasi yang terkait.

Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan standar keselamatan dan perlindungan lingkungan maritim, serta mendorong pertumbuhan ekonomi sektor transportasi laut di Indonesia. Acara ini dirancang untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan mendalam mengenai teknik terbaru dan praktik terbaik dalam penanganan kerangka kapal.

Ketua Panitia Pelaksana, Capt. Renaldo Sjukri menyatakan harapannya agar partisipan dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang tantangan teknis dan regulasi terkait kerangka kapal.

“Ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kapasitas industri salvage di Indonesia,” ujar Capt. Renaldo.

Selama tiga hari, peserta workshop akan mendapatkan berbagai materi dari narasumber yang ahli di bidangnya, termasuk perizinan salvage, peran perusahaan salvage, dan kontribusi asuransi dalam penanganan kerangka kapal.

Acara ini menghadirkan Nara Sumber dari Bagian Hukum dan KSLN Setditjen Hubla yang membawakan materi Pengetahuan dan sosialisasi tentang perizinan salvage/pengangkatan kerangka kapal dan implementasinya sesuai dengan PM 27 Tahun 2022. Kemudian PT Nautic Maritim Salvage yang membawakan materi Peran perusahaan salvage dan UPT sebagai pelaksana penyingkiran kerangka kapal dan atau muatannya, serta dari Representatif Club P&I PT Camarindo yang membawakan materi Peran asuransi terhadap kapal motor dengan tonase kotor kurang dari GT 35 (tiga puluh lima gross tonnage).

“Semoga acara ini memberikan wawasan dan solusi yang bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatian dan kerjasama yang telah diberikan,” tutup Jon Kenedi. (fa)

 

 

idj /idj

 

 

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru