Arus Peti Kemas di TPK Ambon Tumbuh, Tantangan Peti Kemas Kosong Masih Berlanjut

- Pewarta

Thursday, 17 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat arus peti kemas di TPK Ambon periode Januari-September 2024 sebanyak 78.478 TEUs atau tumbuh sekitar 5 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Arus peti kemas periode Januari-September 2023 sebanyak 74.919 TEUs. Pertumbuhan arus peti kemas tersebut sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku yang berada di kisaran 3,12 persen di triwulan 2 tahun 2024.

Terminal Head TPK Ambon Yandy Sofyan mengatakan peningkatan arus peti kemas juga dipicu adanya penambahan 2 call (kedatangan kapal) setiap bulan oleh salah satu perusahaan pelayaran. Pelayaran tersebut menjadikan TPK Ambon sebagai lokasi transhipment peti kemas empty untuk wilayah Tual, Fakfak, Kaimana, Sorong dan Jayapura.

“Komoditas yang masuk melalui TPK Ambon sebagian besar adalah barang konsumsi masyarakat seperti sembako dan beberapa bahan bangunan seperti semen, ada juga aspal,“ kata Yandy, Rabu (16/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komoditas yang masuk ke TPK Ambon sebagian besar dikirim dari Surabaya maupun Jakarta. Jumlah peti kemas yang berisi muatan (full) rata-rata sebanyak 84 persen setiap kedatangan kapal. Sementara peti kemas yang di muat atau meninggalkan TPK Ambon lebih didominasi oleh peti kemas kosong (empty) hingga rata-rata 76 persen. Hal tersebut menunjukkan adanya ketimpangan logistik dimana kapal kembali dengan membawa muatan peti kemas kosong.

Ketua DPW ALFI/ILFA Maluku H.B. Sirait mengatakan persoalan peti kemas kosong menjadi hal umum yang terjadi di sebagian besar wilayah timur Indonesia termasuk Maluku. Ketiadaan industri menjadi kendala utama terbatasnya komoditas yang akan dikirim dari timur ke wilayah barat. Sebagian besar muatan dari wilayah timur lebih didominasi oleh hasil alam.

“Komoditas dari Maluku ini cukup banyak, sebut saja kelapa, kopra, pala, cengkeh, rumput laut, ikan dan hasil tangkapan laut lainnya,” ujarnya.

Perlu adanya keterlibatan pemerintah daerah untuk melakukan konsolidasi barang hasil bumi di wilayah Maluku. Untuk selanjutnya dilakukan kontenerisasi untuk dikirim keluar Maluku. Hal ini dipandang dapat memberikan manfaat untuk peningkatan bagi perekonomian daerah.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi berpendapat, kontainerisasi muatan dapat menjadi salah satu upaya PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), dalam meningkatkan pertumbuhan arus peti kemas. Menurutnya SPTP sudah sangat mampu dalam melakukan pelayanan terminal peti kemas. Hal itu ditunjukkan melalui sejumlah pembenahan pelabuhan yang ada di wilayah timur Indonesia.

Menurut Siswanto, potensi muatan peti kemas di wilayah timur Indonesia masih cukup tinggi. Terutama yang berkaitan dengan hasil tangkapan laut atau perikanan.

“Pertumbuhan ekonomi hanya mendorong pertumbuhan arus peti kemas secara organik, perlu cara non organik seperti melalui kontenerisasi komoditas dan menjadikan TPK Ambon sebagai pusat transhipment untuk wilayah Kepulauan Maluku,” ungkapnya. (ire djafar)

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok
Terminal Peti Kemas Bitung Tumbuh Solid di 2025, Kinerja Lampaui Target dan Optimistis Hadapi 2026
Persekutuan Oikumene Pelindo Group Area Makassar Rayakan Natal 2025
Arus Peti Kemas Tembus 13,34 Juta TEUs, Tumbuh 6,87 Persen
Tag :

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 13:57 WIB

Sinergi Pelindo dengan Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Pasca Bencana di Aceh

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Thursday, 15 January 2026 - 10:20 WIB

Awal 2026, Pelindo Terminal Petikemas Ambon Salurkan TJSL: Sembako, Santunan, Pendidikan hingga Bantuan Rumah Ibadah

Thursday, 15 January 2026 - 04:36 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Salurkan Bantuan Banjir untuk Warga Tanjung Priok

Berita Terbaru