Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

- Pewarta

Tuesday, 3 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan di dermaga Area Tanjung Priok 1 Zona 3 di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Kegiatan di dermaga Area Tanjung Priok 1 Zona 3 di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Maritim Indonesia – Pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan layanan dan optimalisasi fasilitas terminal untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume barang, khususnya kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat. Langkah strategis dilakukan untuk menjaga produktivitas terminal, keandalan pelayanan bongkar muat petikemas di seluruh area operasional guna memastikan distribusi logistik nasional tetap lancar, aman dan tepat waktu.

Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, IPC TPK berkolaborasi dengan mitra kerja melakukan penguatan kapasitas produksi melalui penambahan 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok. Penambahan alat ini untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas dan kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2, sehingga proses receiving/delivery dan pengaturan petikemas dapat berlangsung lebih cepat serta meminimalkan potensi kepadatan saat peningkatan arus barang.

“Periode Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadan,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya dari sisi fasilitas, IPC TPK juga mengoptimalkan pola kerja operasional dengan pengaturan jadwal yang adaptif, memperkuat koordinasi dengan stakeholder pelabuhan dan pemangku kepentingan kepelabuhanan, serta memanfaatkan golden time, waktu tanpa aktivitas kapal, untuk melakukan perawatan preventif peralatan. Ketersediaan spare part turut dipastikan guna menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional.

Pengawasan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga diperketat, seiring komitmen perusahaan untuk menjaga produktivitas tanpa mengabaikan keselamatan petugas di lapangan selama bulan suci.

“Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan tidak terkendala di sisi terminal. Seluruh kesiapan operasional telah kami perkuat agar arus logistik nasional tetap terjaga,” tutup Pramestie.

Dengan kombinasi penguatan fasilitas, optimalisasi operasional, dan koordinasi intensif, IPC TPK menegaskan komitmennya dalam menjaga rantai pasok nasional tetap andal sepanjang Ramadan 1447 H. (ire djafar)

Berita Terkait

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer
Pelindo dan BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terbaru