Apresiasi Penangkapan Ikan Terukur, SCI: Langkah Maju Jaga Keberlanjutan

- Pewarta

Friday, 7 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket gbr: Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi.

maritimindonesia.co — Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengapresiasi Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2023 tentang Penangkapan Ikan Terukur (PIT) yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada hari Kamis, tanggal 6 Maret 2023.

PTI merupakan penangkapan ikan yang terkendali dan proporsional, dilakukan di zona penangkapan ikan terukur, berdasarkan kuota penangkapan ikan dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya ikan dan lingkungannya serta pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PIT menerapkan sistem kuota penangkapan ikan dan zonasi sehingga pemanfaatan sumber daya ikan dapat sesuai dengan daya dukungnya. Kuota penangkapan diberikan kepada investor, nelayan lokal, dan penghobi.

Setijadi menilai PIT merupakan langkah maju dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan. PIT mengedepankan prinsip optimalisasi yang jauh lebih tepat daripada maksimalisasi pemanfaatan sumber daya perikanan.

“Maksimalisasi berpotensi memberikan dampak buruk dalam jangka panjang karena membahayakan aspek keberlanjutan,” kata Setijadi, di Jakarta, Jumat (7/4).

Diketahui, data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun 2022 menyebutkan 35% stok ikan berada pada tingkat over-exploited dan 54% pada tingkat fully exploited. Sementara kerugian akibat illegal fishing sekitar USD 4 miliar atau Rp 56,13 triliun per tahun (IOJI 2021).

Ditambahkan Setijadi, kebijakan PIT sangat tepat sebagai acuan pengelolaan perikanan tangkap di Indonesia dengan tetap menjaga ekologi dan biodiversity, meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan wilayah, serta kesejahteraan nelayan.

“Kebijakan PIT sangat tepat untuk menghapus praktik illegal, unreported, dan unregulated fishing,” tambahnya.

Rekomendasi SCI

Lebih lanjut, SCI mendorong penerbitan aturan turunan untuk implementasi PIT, baik berupa Peraturan Menteri dan Keputusan Menteri yang saat ini masih disusun.

Penetapan hub & spoke perlu diperhatikan untuk menjamin efisiensi dan efektivitas proses pengangkutan ikan yang harus dilakukan berdasarkan pemetaan supply & demand. Pemetaan ini perlu secara end-to-end dari nelayan penangkap ikan sampai konsumen, baik domestik maupun ekspor.

Sebelum implementasi dilakukan, KKP perlu menjamin kesiapan sistem logistik, termasuk sarana dan prasarana perikanan, terutama pelabuhan-pelabuhan di semua zona penangkapan ikan. Sistem transportasi perlu disiapkan tidak hanya antar pelabuhan, namun juga termasuk transportasi hinterland.

“Dalam implementasi PIT itu, sistem rantai dingin (cold chain system) harus lebih disiapkan dan dimatangkan oleh KKP dengan dukungan para pelaku usaha perikanan dan pemangku kepentingan terkait dengan melanjutkan program-program pengembangan sistem logistik yang tengah berjalan,” pungkas Setijadi.

(ire djafar)

Berita Terkait

Ditjen Hubla Dorong Peningkatan Kepatuhan Pelaporan Program dan Anggaran pada Tiga Aplikasi Monitoring
Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi P-ERCENT Tahap 2
Program Diskon Stimulus Ekonomi PELNI Berakhir, Realisasi Kuota Terserap 99 Persen
Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Pelindo Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan
Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya
Evaluasi Nataru ASDP: Arus Lancar Terkendali, Kepuasan Publik Sangat Tinggi
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pelindo Pastikan Layanan Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Optimal
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Imbau Kewaspadaan terhadap Kondisi Prakiraan Cuaca Beberapa Hari ke Depan

Berita Terkait

Tuesday, 13 January 2026 - 08:11 WIB

Ditjen Hubla Dorong Peningkatan Kepatuhan Pelaporan Program dan Anggaran pada Tiga Aplikasi Monitoring

Tuesday, 13 January 2026 - 08:05 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Tata Kelola Arsip Digital Melalui Bimtek Aplikasi P-ERCENT Tahap 2

Tuesday, 13 January 2026 - 07:59 WIB

Program Diskon Stimulus Ekonomi PELNI Berakhir, Realisasi Kuota Terserap 99 Persen

Tuesday, 13 January 2026 - 07:45 WIB

Hadir di Tengah Banjir Tanjung Priok, Pelindo Ringankan Beban Warga Lewat Bantuan Pangan

Tuesday, 13 January 2026 - 05:05 WIB

Terminal Teluk Lamong Fasilitasi Transfer Ilmu Budidaya Kepiting Soka Antar Kelompok Nelayan Kota Surabaya

Berita Terbaru