Arus Barang dan Peti Kemas Tumbuh Positif, Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Melonjak Hingga 80%

- Pewarta

Monday, 18 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 mencatat pertumbuhan kinerja operasional secara konsolidasi yang cukup positif sampai dengan periode Oktober 2024 dibandingkan tahun lalu. Di mana Pelindo Regional 4 mencatat arus barang sampai dengan Oktober tahun ini mencapai 64.043.679 Ton/M3 atau tumbuh sebesar 80% dibandingkan tahun lalu.

Menurut Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, pertumbuhan yang cukup epic tersebut disebabkan oleh dua hal, yaitu, “Meningkatnya kegiatan bongkar muat barang di wilayah terminal khusus yang ada di sekitar Pelabuhan Samarinda dan Pelabuhan Balikpapan, serta meningkatnya kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Parepare dan Pelabuhan Nunukan.”

Kinerja operasional yang juga menuai catatan positif berasal dari arus peti kemas yang sampai dengan periode Oktober 2024 mencapai 1.950.266 TEUs atau tumbuh sebesar 10% dibandingkan tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyebabnya kata Abdul Azis, dipicu meningkatnya pengiriman barang melalui peti kemas di Pelabuhan Samarinda dan Terminal Kaltim Kariangau Terminal (KKT) untuk suplai kebutuhan proyek di lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) dan untuk kebutuhan barang konsumsi di wilayah Kalimantan Timur.

Selain itu, meningkatnya kegiatan ekspor impor LNG menggunakan peti kemas isotank di Pelabuhan Tarakan, meningkatnya pengiriman barang proyek melalui peti kemas di Terminal Kendari untuk kebutuhan pembangunan smelter PT IWIP, dan meningkatnya kegiatan peti kemas transshipment di Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung juga menjadi pemantik peningkatan kinerja arus peti kemas Pelindo Regional 4 secara konsolidasi.

Yusida M. Palesang, Division Head Pelayanan Operasi Pelindo Regional 4 menambahkan, arus penumpang sampai dengan periode Oktober 2024 juga tercatat tumbuh sebesar 8% atau menjadi 5.948.173 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini disebabkan meningkatnya arus kunjungan kapal penumpang di Pelabuhan Makassar, Pelabuhan Parepare, Pelabuhan Balikpapan, Pelabuhan Ambon, Pelabuhan Bitung, dan Pelabuhan Jayapura,” sebutnya.

Lanjut Yusida, dari sisi arus kapal pihaknya juga menuai catatan kinerja yang cukup positif sampai dengan Oktober 2024, yakni sebanyak 373.011.324 GT atau tumbuh sebesar 5% dibandingkan tahun lalu yang disebabkan meningkatnya kegiatan kapal general cargo dan tugboat/tongkang untuk kegiatan area STS Muara Pantai, Jembatan Gunung Tabur dan Berau Coal di Pelindo Regional 4 Tanjung Redeb dan peningkatan kunjungan kapal general cargo dan tugboat/tongkang serta beroperasinya kegiatan KFT II di Pelindo Regional 4 Balikpapan.

“Arus kunjungan kapal roro dan curah kering serta adanya kegiatan baru jenis kapal peti kemas di Pelabuhan Parepare, dan meningkatnya kunjungan kapal di Pelabuhan Sorong dan Pelabuhan Kendari juga memberikan andil atas peningkatan tersebut,” beber Yusida.

Menjelang akhir tahun 2024, Pelindo Regional 4 optimistis dapat mempertahankan kinerja positif ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh manajemen perusahaan.

“Kami berharap dapat menutup tahun ini dengan catatan kinerja yang tentunya lebih baik lagi,” tutup Abdul Azis. (ire djafar)

Berita Terkait

KSOP Kelas II Cirebon Gandeng Tiga Lembaga Pendidikan, Perkuat Kompetensi SDM Maritim
Kemenhub dan Finnet Indonesia Teken Kerja Sama Payment Gateway untuk Platform Digital MaritimHub
Jaga Kelancaran Arus Barang. Bea Cukai, KSOP dan Pelindo Berkomitmen untuk Mempercepat Pemeriksaan Petikemas
Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO
EAZI Percepat Pergantian Kapal hingga 70 Persen, TPK Nilam Raih Rekor Bongkar Muat Tertinggi
Dua Tahun Berturut-turut Tak Masuk Daftar Kasus ILC, Menaker: Bukti Dialog Sosial di Indonesia Terwujud
Tingkatkan Tata Kelola Regulasi Maritim, Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
Wujudkan Prajurit Profesional, Pushidrosal Gelar Bulan Profesi Tahun 2026

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 16:49 WIB

KSOP Kelas II Cirebon Gandeng Tiga Lembaga Pendidikan, Perkuat Kompetensi SDM Maritim

Thursday, 11 June 2026 - 16:42 WIB

Kemenhub dan Finnet Indonesia Teken Kerja Sama Payment Gateway untuk Platform Digital MaritimHub

Thursday, 11 June 2026 - 16:36 WIB

Jaga Kelancaran Arus Barang. Bea Cukai, KSOP dan Pelindo Berkomitmen untuk Mempercepat Pemeriksaan Petikemas

Thursday, 11 June 2026 - 16:16 WIB

Sampaikan Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Asli Ratifikasi Konvensi ILO 188 kepada Dirjen ILO

Wednesday, 10 June 2026 - 15:26 WIB

EAZI Percepat Pergantian Kapal hingga 70 Persen, TPK Nilam Raih Rekor Bongkar Muat Tertinggi

Berita Terbaru