ASDP Hadirkan Port Operation Control Center, Solusi Inovatif untuk Operasional Pelabuhan yang Lebih Efisien

- Pewarta

Saturday, 21 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghadirkan Port Operation Control Center (POCC) sebagai pusat monitoring operasional penyeberangan Merak-Bakauheni. Berlokasi diatas terminal penumpang regular Pelabuhan Merak, fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan, kehandalan, serta kualitas pelayanan melalui integrasi teknologi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

Peluncuran POCC pada Jumat (20/12) menandai komitmen ASDP dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan layanan di salah satu jalur penyeberangan tersibuk di Indonesia.

“Fungsi operational control ini sangat vital dalam mengelola kelancaran operasional, terutama selama periode sibuk seperti Natal dan Tahun Baru,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diungkapkan, POCC berperan sebagai pusat kendali untuk memantau dan mengendalikan seluruh kegiatan operasional di pelabuhan. Dengan pendekatan berbasis teknologi dan sistem yang terintegrasi, POCC memungkinkan kolaborasi efektif antara ASDP dengan BMKG, KSOP, BPTD, Basarnas, dan TNI-Polri. Dengan sistem integrasi data yang meliputi pantauan CCTV, informasi cuaca BMKG, jadwal kapal, hingga dashboard on time performance, POCC membantu pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem.

“POCC merupakan tonggak penting bagi pengelolaan pelabuhan modern di Indonesia. Dengan memanfaatkan teknologi terkini, ASDP optimis dapat terus memberikan layanan prima yang mendukung kelancaran logistik, pertumbuhan ekonomi, dan konektivitas di seluruh Nusantara,” tutur Heru lagi.

Efisiensi Pengaturan Lalu Lintas Penyeberangan

Sebagai langkah strategis, ASDP juga mengimplementasikan pengaturan layanan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Kendaraan golongan VII-IX diarahkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara atau Muara Pilu, sementara roda dua akan dilayani di Pelabuhan Ciwandan dan Wika Beton. Informasi ini dipantau secara real-time melalui POCC untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan.

Heru mengatakan, pada evaluasi posko Angkutan Lebaran 2024 lalu menunjukkan pentingnya peningkatan koordinasi operasional pelabuhan. POCC hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan pandangan menyeluruh terkait status fasilitas, sumber daya, dan insiden yang terjadi.

“Tujuannya adalah memaksimalkan kepuasan pelanggan,” jelasnya.

Dengan berbagai perangkat modern, termasuk peta jalur pelabuhan dan zonasi, POCC menjadi model control room yang memungkinkan perencanaan matang untuk mengantisipasi tantangan operasional.

“Saya berharap POCC ini menjadi cikal bakal control room bersama untuk mendukung layanan yang semakin andal,” ujar Heru.

Peluncuran POCC sejalan dengan visi ASDP dalam mengintegrasikan digitalisasi di seluruh lini operasional. Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan pengelolaan operasional tetapi juga memperkuat layanan bagi masyarakat melalui transparansi dan akurasi informasi.

ASDP terus berinovasi untuk memastikan kenyamanan pengguna jasa. Informasi terkini seputar pengaturan lalu lintas dan layanan penyeberangan selama masa peak season dapat diakses melalui sosial media ASDP @asdp191, website, dan aplikasi Ferizy, menjadikan layanan lebih terhubung dan responsif. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Perkuat Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan
PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran
Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses
Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini
Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

Berita Terkait

Tuesday, 31 March 2026 - 12:53 WIB

Perkuat Kolaborasi Maritim Indonesia–Jepang, KSOP Patimban dan Yokohama City Teken MoU Bidang Kepelabuhanan

Tuesday, 31 March 2026 - 04:14 WIB

PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran

Tuesday, 31 March 2026 - 01:24 WIB

Menaker Tekankan Peningkatan Layanan Kemnaker agar Lebih Mudah Diakses

Monday, 30 March 2026 - 05:28 WIB

Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini

Sunday, 29 March 2026 - 15:58 WIB

Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali

Berita Terbaru

Berita

Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini

Monday, 30 Mar 2026 - 05:28 WIB