ASDP Kerahkan Layanan Maksimal, Antrean Padat Mengalir menuju Pelabuhan Gilimanuk

- Pewarta

Tuesday, 17 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan arus kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk tetap bergerak meskipun antrean kendaraan terpantau padat pada periode Angkutan Lebaran 2026. Kepadatan ini dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat yang berupaya menyeberang lebih awal sebelum penutupan sementara lintasan Gilimanuk–Ketapang serta Padangbai–Lembar dalam rangka Hari Raya Nyepi pada 18–20 Maret 2026.

Selain tingginya volume kendaraan menuju pelabuhan, kondisi antrean juga turut dipengaruhi oleh dinamika lalu lintas di sepanjang jalur menuju kawasan Gilimanuk, termasuk aktivitas masyarakat di sejumlah titik layanan umum seperti area pengisian bahan bakar maupun fasilitas pendukung perjalanan lainnya.

Melalui berbagai langkah percepatan layanan, antrean kendaraan yang sebelumnya sempat mencapai sekitar 36 kilometer kini mulai berangsur terurai dan terpantau padat mengalir dengan panjang antrean sekitar 20 kilometer menuju Pelabuhan Gilimanuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, menegaskan bahwa perseroan mengerahkan seluruh kapasitas operasional guna mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran layanan penyeberangan.

“ASDP melakukan berbagai upaya maksimal dengan mengoptimalkan kapal, dermaga, serta pengaturan operasional agar arus kendaraan tetap bergerak. Kami memahami banyak pengguna jasa yang mengejar waktu perjalanan sebelum penutupan pelabuhan saat Hari Raya Nyepi, sehingga seluruh sumber daya kami kerahkan untuk mempercepat layanan penyeberangan,” ujar Yossi.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko mengatakan, bersama mitra di lapangan, berbagai rekayasa lalu lintas turut diberlakukan untuk membantu memperlancar arus kendaraan menuju pelabuhan.

“Kendaraan kecil juga diarahkan menuju area Buffer Zone Kargo yang saat ini terpantau terisi guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan,” ujar Arief.

Dari sisi operasional, lintasan Ketapang–Gilimanuk saat ini dijalankan dengan pola operasi sangat padat dengan mengerahkan 34 unit kapal untuk meningkatkan kapasitas layanan. ASDP juga menerapkan skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) di sejumlah dermaga yakni MB2, MB4, LCM, dan Bulusan.

“Sebanyak 24 kapal dikerahkan untuk melayani skema TBB, di mana kapal yang tiba di Pelabuhan Ketapang langsung melakukan proses bongkar muatan dan segera kembali berlayar tanpa melakukan pemuatan kendaraan baru, sehingga perputaran kapal menjadi lebih cepat,” ujar Arief menambahkan.

76.495 Penumpang Menyeberang

Lonjakan mobilitas masyarakat terlihat dari data pergerakan penumpang dan kendaraan. Pada periode 16 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB (H-5), tercatat sebanyak 76.495 penumpang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk. Angka ini meningkat 2,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 74.321 orang.

Untuk kendaraan, tercatat sebanyak 14.398 unit sepeda motor, 6.350 unit kendaraan roda empat, 1.339 unit truk, serta 938 unit bus menyeberang pada periode tersebut. Secara total, jumlah kendaraan yang menyeberang pada H-5 mencapai 23.025 unit.

Sementara itu, secara kumulatif sejak H-10 hingga H-5, jumlah penumpang yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa mencapai 309.135 orang, meningkat 0,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 306.839 orang.

Adapun total kendaraan yang telah menyeberang pada periode yang sama tercatat sebanyak 97.787 unit, atau naik 2,8 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 95.080 unit.

Yossi menegaskan bahwa ASDP akan terus melakukan optimalisasi operasional bersama seluruh stakeholder agar arus kendaraan yang saat ini padat tetap dapat terurai secara bertahap.

“Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, ASDP terus berupaya menjaga layanan penyeberangan tetap aman, lancar, dan kondusif sehingga mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik tetap berjalan dengan baik,” katanya menandaskan. (red)

 

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB