ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pascainsiden KMP Aceh Hebat 2

- Pewarta

Saturday, 13 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memprioritaskan penanganan dan pemulihan korban pascainsiden kebakaran yang terjadi di KMP Aceh Hebat 2 saat kapal berada dalam posisi sandar di Dermaga Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6). Perhatian utama perusahaan saat ini tertuju pada pemulihan para korban serta pendampingan keluarga yang terdampak.

Direktur SDM dan Layanan Korporasi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ardhi Ekapaty, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas insiden tersebut. Sejak menerima laporan kejadian, perusahaan langsung mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk memastikan korban memperoleh penanganan terbaik.

“Atas nama Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden ini. Fokus kami saat ini adalah memastikan para korban mendapatkan perawatan yang optimal serta keluarga memperoleh pendampingan yang dibutuhkan selama proses pemulihan,” ujar Ardhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ASDP segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat melalui pemberian pertolongan pertama, evakuasi korban ke fasilitas kesehatan, pelaporan kepada otoritas terkait, serta koordinasi intensif dengan regulator, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait lainnya.

Hingga Sabtu pagi, seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing di RSUD dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, menjelaskan bahwa seluruh korban telah menjalani tindakan operasi maupun observasi lanjutan. Dari total 15 korban, sebanyak 12 orang masih menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan tim medis, sementara tiga korban lainnya telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.

“Kondisi para korban terus kami pantau secara berkala melalui koordinasi langsung dengan pihak rumah sakit dan tenaga medis agar seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi dengan baik,” kata Andri.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril, Ardhi Ekapaty turut mengunjungi langsung para korban yang tengah menjalani perawatan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga berdialog dengan keluarga korban untuk mendengarkan perkembangan kondisi para korban sekaligus memastikan perusahaan hadir memberikan dukungan selama proses perawatan berlangsung.

Selain memastikan layanan medis berjalan optimal, ASDP terus menjalin komunikasi aktif dengan keluarga korban dan memfasilitasi kebutuhan pendampingan selama masa pemulihan.

Sebelumnya, insiden terjadi setelah KMP Aceh Hebat 2 menyelesaikan proses debarkasi penumpang dan muatan dari Pelabuhan Balohan, Sabang. Berdasarkan data awal, seluruh 196 penumpang telah turun dari kapal sebelum kejadian sehingga tidak terdapat korban dari kalangan penumpang. Insiden tersebut mengakibatkan 15 korban luka bakar yang terdiri atas satu awak kapal dan 14 taruna Jurusan Mesin Politeknik Pelayaran Malahayati yang sedang berada di atas kapal.

Di tengah fokus perusahaan pada penanganan korban, ASDP juga menyiapkan langkah evaluasi menyeluruh pascainsiden yang mencakup aspek operasional, teknis, prosedur keselamatan, serta efektivitas sistem mitigasi risiko. Perusahaan juga akan segera melakukan investigasi internal sebagai bagian dari upaya penguatan aspek keselamatan dan pencegahan kejadian serupa di masa mendatang.

“Keselamatan merupakan prioritas utama ASDP. Saat ini kami fokus memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Seiring dengan itu, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk terus memperkuat aspek keselamatan operasional,” tegas Ardhi.

ASDP berkomitmen untuk terus mendampingi para korban dan keluarga hingga masa pemulihan serta memastikan setiap langkah evaluasi dilakukan secara menyeluruh guna menjaga keandalan layanan dan memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan. (jagad)

 

— idj / idj —

 

 

 

Berita Terkait

EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok
Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros
Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3
KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group
PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar
HUT ke-81 RI, Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Memajukan Ekonomi Indonesia
Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Semangat Pengabdian untuk Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur
Bebaskan Biaya Kirim, PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 12:02 WIB

EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok

Wednesday, 19 August 2026 - 04:23 WIB

Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros

Tuesday, 18 August 2026 - 21:43 WIB

Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3

Tuesday, 18 August 2026 - 19:54 WIB

KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group

Monday, 17 August 2026 - 12:09 WIB

PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar

Berita Terbaru

Berita

KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group

Tuesday, 18 Aug 2026 - 19:54 WIB