Bebaskan Biaya Kirim, PELNI Buka Posko Logistik Bantuan Korban Gempa NTT

- Pewarta

Sunday, 16 August 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia– PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membuka akses pengiriman bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian PELNI untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Melalui program ini, PELNI menerima barang bantuan dari berbagai wilayah Indonesia untuk diangkut menggunakan kapal penumpang PELNI sesuai dengan rute regulernya.

Bantuan yang dapat dikirim berupa kebutuhan utama masyarakat terdampak seperti makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak dan dewasa, pembalut, susu dan makanan bayi. Seluruh bantuan yang dikirim wajib merupakan barang kemanusiaan dan tidak diperuntukkan untuk tujuan komersial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan PELNI Untuk NTT Hana Suhardi mengatakan bahwa fasilitas pengiriman gratis tersebut merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT.

“PELNI membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran PELNI untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” ujar Hana.

Hana turut menjelaskan bahwa pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal PELNI. Pengiriman awal akan dilakukan menggunakan KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8) pukul 22.00 WIB. Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal PELNI lainnya sesuai dengan rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal.

“Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” pungkas Hana.

Melalui pembukaan akses pengiriman bantuan ini, PELNI berharap dapat memperkuat distribusi logistik kemanusiaan sekaligus mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.

Adapun syarat dan ketentuan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui kapal PELNI sebagai berikut :

1. Biaya pengangkutan bantuan kemanusiaan dibebaskan atau tidak dikenakan biaya kepada pengirim.
2. Pengiriman mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal PELNI, dengan tujuan akhir sesuai rute kapal.
3. Melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi.
4. Melampirkan daftar barang (packing list) yang memuat jenis dan jumlah bantuan.
5. Jenis barang yang dapat dikirim berupa makanan kemasan dan kebutuhan pokok, obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut dan alas tidur, popok dan makanan bayi, peralatan kebersihan, kebutuhan dasar dan logistik kemanusiaan lainnya.
6. Bantuan wajib dikemas atau dibungkus dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung, atau peti yang kuat dan sesuai dengan jenis barang.
7. Barang yang mudah pecah wajib diberikan penandaan seperti “FRAGILE” atau keterangan penanganan lainnya.
8. Barang yang tidak dapat dikirim antara lain bahan yang mudah meledak atau mudah terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, barang yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang, maupun muatan lainnya.
9. Informasi lebih lanjut terkait program bantuan dan jadwal kapal dapat menghubungi kantor cabang PELNI terdekat, Contact Center PELNI (021) 162 atau WhatsApp resmi PELNI di 0811-1621-162. (ire djafar)

 

Berita Terkait

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Berita Terbaru