Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Terminal Peti Kemas (TPK) Ambon menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di awal tahun 2026. Bantuan yang diberikan mencakup 100 paket sembako, santunan, bantuan pendidikan, serta dukungan pembangunan rumah ibadah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Petikemas Ambon. Untuk paket sembako, distribusi dilakukan di Desa Kudamati sebanyak 100 paket. Sementara santunan disalurkan kepada Yayasan Rumah Layanan Berkat Ambon, dan bantuan rumah ibadah diberikan untuk Masjid Nurul Huda, Desa Jalan Baru, Ambon, serta bantuan pendidikan disalurkan ke Yayasan Cendekia Ambon.
Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi, menyampaikan bahwa program TJSL merupakan komitmen perusahaan yang dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat sekitar pelabuhan.
“Program TJSL yang rutin kami jalankan antara lain santunan anak yatim, bantuan pendidikan, bantuan sembako, dukungan rumah ibadah, serta program bantuan lainnya sebagai wujud kepedulian perusahaan,” ujar Yandi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yandi juga menjelaskan bahwa TPK Ambon turut menjalankan program pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan usaha budidaya lobster di Desa Poka. Program tersebut merupakan sinergi antara Pelindo Terminal Petikemas Ambon, BPPSDMKP, BPPP Ambon, dan Mutiara Pelindo, dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
“Bantuan yang disalurkan meliputi sarana dan prasarana budidaya, benih lobster, serta pelatihan bagi kelompok nelayan dan wanita pesisir,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan penerima bantuan menyampaikan apresiasi atas kepedulian TPK Ambon. Ketua RT/RW 004/08 Desa Kudamati, Karel Leatemia, mengatakan bantuan sembako tersebut sangat membantu warga yang membutuhkan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pelindo Terminal Petikemas Ambon. Bantuan sembako ini benar-benar bermanfaat bagi warga kami, apalagi di awal tahun. Semoga Pelindo semakin maju dan terus hadir membantu masyarakat,” ujar Karel.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Yayasan Rumah Layanan Berkat Ambon, Theofilus Matrutty. Ia menilai program TJSL ini memberi dampak nyata, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Terima kasih atas perhatian dan partisipasi Pelindo Terminal Petikemas Ambon. Meski bantuan ini tidak harus dilihat dari besar kecilnya, tapi sangat berarti dan bisa menjadi berkat bagi penerima yang membutuhkan,” kata Theofilus.
Pelindo Terminal Petikemas Ambon menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan melalui program TJSL yang berdampak pada aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan visi Pelindo Group untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memperkuat daya saing sektor maritim di kawasan timur Indonesia. (ire djafar)







