BMKG : Gempa Tektonik Laut Banda Maluku Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

- Pewarta

Wednesday, 2 April 2025 - 03:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, diguncang gempa tektonik pada hari Selasa, tanggal 1 April 2025, pukul 17.15.54 WIB. Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki magnitudo 6,0 dan terjadi di kedalaman 157 km dengan episenter yang terletak pada koordinat 7,82° LS, 128,57° BT, tepatnya di laut pada jarak 93 km arah Timur Laut Maluku Barat Daya.

Menurut BMKG, gempa ini merupakan jenis gempabumi menengah yang disebabkan oleh deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) di Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault) sebagai penyebab utama gempabumi ini.

Gempa tersebut dirasakan di beberapa daerah, termasuk Tiakur, Pulau Leti, Kota Kupang, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Belu, dengan skala intensitas III MMI, yang artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gelombang tsunami tidak akan terbentuk sebagai akibat dari gempabumi ini.

Selain itu, hingga pukul 17.35 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Seiring dengan kejadian ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi aman dan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, dan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si. dalam keterangannya, Rabu (2/4).

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengandalkan informasi resmi yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website (www.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), serta aplikasi Mobile Apps BMKG (IOS dan Android). (rida ayu)

idj / idj

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB