BMKG : Gempa Tektonik Laut Banda Maluku Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

- Pewarta

Wednesday, 2 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, diguncang gempa tektonik pada hari Selasa, tanggal 1 April 2025, pukul 17.15.54 WIB. Berdasarkan analisis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini memiliki magnitudo 6,0 dan terjadi di kedalaman 157 km dengan episenter yang terletak pada koordinat 7,82° LS, 128,57° BT, tepatnya di laut pada jarak 93 km arah Timur Laut Maluku Barat Daya.

Menurut BMKG, gempa ini merupakan jenis gempabumi menengah yang disebabkan oleh deformasi batuan dalam lempeng (intraslab) di Laut Banda. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan mendatar naik (oblique thrust fault) sebagai penyebab utama gempabumi ini.

Gempa tersebut dirasakan di beberapa daerah, termasuk Tiakur, Pulau Leti, Kota Kupang, Kabupaten Malaka, dan Kabupaten Belu, dengan skala intensitas III MMI, yang artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu. Namun, hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempabumi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BMKG juga menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gelombang tsunami tidak akan terbentuk sebagai akibat dari gempabumi ini.

Selain itu, hingga pukul 17.35 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Seiring dengan kejadian ini, BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk memastikan bangunan tempat tinggal dalam kondisi aman dan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, dan tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ujar Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si. dalam keterangannya, Rabu (2/4).

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengandalkan informasi resmi yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi BMKG, seperti Instagram/Twitter @infoBMKG, website (www.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), serta aplikasi Mobile Apps BMKG (IOS dan Android). (rida ayu)

idj / idj

Berita Terkait

Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
ASDP Sukses Layani Mobilitas Libur Panjang, 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan Menyeberang Aman dan Lancar
Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan
Dirut Pelindo: Nilai Pancasila Menjadi Fondasi Pelayanan dan Konektivitas Nasional
Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi
Gelar Pelatihan Vokasi Batch 2, Kemnaker Buka Pendaftaran untuk 24 Kejuruan

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 05:04 WIB

Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta

Thursday, 4 June 2026 - 04:37 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Thursday, 4 June 2026 - 01:36 WIB

ASDP Sukses Layani Mobilitas Libur Panjang, 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan Menyeberang Aman dan Lancar

Tuesday, 2 June 2026 - 15:23 WIB

Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 14:58 WIB

Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru