Capt. Leon dalam Seminar Kebangsaan: Mahasiswa dan Generasi Muda Berperan Penting Menuju Indonesia Emas 2045

- Pewarta

Wednesday, 4 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Calon Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Coky Leonardo Panjaitan, yang akrab disapa Capt. Leon, menekankan pentingnya peran mahasiswa dan generasi muda sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Hal ini disampaikan Capt. Leon dalam sambutannya pada Seminar Kebangsaan bertema “Moderasi Beragama Bagi Generasi Muda Menuju Nusantara Baru” di Kampus STMIK Masa Depan Tangerang, Rabu (4/9).

Menurut Capt. Leon, generasi muda harus mampu memberikan inspirasi dan edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga mampu berkontribusi dalam mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. “Semoga dalam seminar ini mampu menghasilkan generasi muda yang berwawasan, inspiratif, dan edukatif,” ujarnya.

Selain itu, Capt. Leon juga mengungkapkan rencana kerja sama antara STMIK Masa Depan dan Akademi Pelayaran Aman Jaya yang akan memberikan 150 beasiswa kepada mahasiswa untuk satu semester. Setelah itu, mereka akan dipekerjakan sambil tetap melanjutkan studi mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mahasiswa dilatih mandiri, bisa bekerja sambil membiayai kuliahnya sendiri,” tambahnya.

Dr. Trubus Rahardiansyah, seorang Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, yang juga menjadi narasumber dalam seminar tersebut, memaparkan pentingnya moderasi beragama di tengah fenomena politik identitas yang marak saat ini. Menurutnya, konsep moderasi beragama bertujuan untuk menjaga kestabilan dan keamanan Indonesia di tengah berbagai tantangan.

Dalam seminar ini, Trubus juga menyoroti peran penting generasi muda, khususnya Gen Z, sebagai agen perubahan dalam pembangunan Indonesia yang lebih baik dan adil.

Sementara itu, Direktur Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya), Samiyono, SE., M.Si., M.Tr.Opsla, menjelaskan peluang besar bagi generasi muda untuk mendapatkan pekerjaan sesuai bidang studi mereka setelah lulus. Salah satu langkah yang dilakukan Aman Jaya adalah menjalin kerja sama dengan Korea Maritime and Ocean University (KMOU) untuk pertukaran pelajar dan pengembangan riset di bidang maritim.

“Pada bulan Mei lalu, kita telah dilaksanakan penandatanganan kerja sama atau MoU antara Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (Aman Jaya) dan Korea Maritime and Ocean University (KMOU) yang ditanda tangani oleh Direktur Aman Jaya, Samiyono, SE,M.Si.,M.Tr.Opsla.dan President KMOU, Prof. Dr. RYOO, Dong-Keun telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2024 di Busan Korea Selatan,” jelas Samiyono.

“Yang akan dikerjasamakan nanti adalah pertukaran pelajar antara kedua belah pihak, pertukaran instruktur, pengembangan riset, pengembangan hubungan antar perguruan tinggi terutama di bidang maritim dan pendidikan kemaritiman, termasuk hal-hal yang mungkin dibutuhkan oleh Aman Jaya akan disupport oleh KMOU, bisa juga nanti pada saat taruna taruni kita sudah lulus bisa bekerja disana atau di kapal-kapal Korea,” jelas Samiyono.

Seminar ini dihadiri oleh jajaran dosen dan mahasiswa STMIK Masa Depan, serta tokoh-tokoh pendidikan lainnya baik secara langsung maupun melalui daring.

Ketua STMIK Masa Depan, Dr. Yohana M.Kom, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam seminar ini.

“Ini menjadi momen berharga bagi kita semua untuk mendapatkan pengetahuan baru dan berinteraksi dengan para pemimpin masa depan,” ungkapnya. (ire djafar)

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru