Dukung Konektivitas dan Sektor Pariwisata di Wilayah 3T, ASDP Operasikan 86 unit Kapal Layani 207 Lintasan Perintis

- Pewarta

Monday, 17 July 2023 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkomitmen untuk terus mendukung mobilitas masyarakat dan sektor pariwisata nasional melalui layanan penyeberangan perintis, termasuk di Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan ASDP memiliki tiga peran dalam pengembangan layanan penyeberangan yang mendukung konektivitas dan juga kemajuan pariwisata di Tanah Air. Pertama, sebagai _pioneer_ atau menjadi perintis dalam pengembangan wilayah baru dengan membuka lintasan yang mendukung pergerakan masyarakat dan lalu lintas barang. Kedua, sebagai _enabler_ atau penyedia layanan reguler untuk aktivitas sehari-hari. Ketiga, sebagai _active player_ dalam berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata dengan menyediakan konektivitas dan amenities.

Adapun total armada yang dioperasikan hingga semester I-2023 sebanyak 226 unit kapal yang melayani 307 lintasan dengan rincian segmen komersial sebanyak 140 unit kapal, yang terdiri dari 87 unit kapal ASDP dan 53 unit kapal anak usaha Jembatan Nusantara (61,95%) yang melayani 100 lintasan dimana 92 lintasan oleh ASDP dan 8 lintasan oleh JN (32,57%) dan segmen perintis sebanyak 86 unit kapal (38,05%), yang melayani 207 lintasan (67,43%).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data pada semester I-2023, lintasan perintis dengan porsi 67% itu menyumbang 17 % pendapatan atau sebesar Rp 279 miliar dan lintasan komersial dengan porsi 33 %, memberikan kontribusi pendapatan sebesar 83 % atau senilai Rp 1,3 triliun. Total penumpang yang dilayani kapal perintis periode semester I-2023 mencapai 626.784 orang.

Shelvy melanjutkan sejak 2018 hingga 2023, tren layanan di lintasan perintis terus meningkat dengan pertumbuhan sebesar 8,8% per tahun.

“ASDP sebagai BUMN tentunya berperan penting sebagai _agent of development_ dengan tugas melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil dan pelosok Indonesia, sehingga mobilitas baik orang maupun barang makin meningkat dan pada akhirnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan daerah pun meningkat,” ujarnya.

Wisata Pilihan

Berada di wilayah yang cukup sulit dijangkau dengan moda transportasi darat atau pun udara, ASDP hadir sebagai penyedia jasa transportasi menuju sejumlah destinasi wisata di jalur perintis, seperti Wakatobi, Sulawesi Tenggara, yang dikenal dengan slogan “Surga Nyata Bawah Laut di Pusat Segitiga Karang Dunia.” Keindahan wisata bawah laut ini dapat dicapai dengan KMP Sultan Murhum II, yang melayani rute Kamaru-Kaledupa-Tomia-Binongko.

Kemudian, ASDP hadir dengan layanan perintis KMP Lema di wilayah Sorong-Papua yang melayani rute Sorong-Waigeo, Sorong-Babo, Sorong-Kokas. Di wilayah paling timur Indonesia ini, wisatawan dapat menikmati perjalanan menuju destinasi wisata kelas dunia Raja Ampat yang dijuluki sebagai _The Last of Paradise_. Selain KMP Lema, ASDP juga mengoperasikan KMP Terubuk I, Sorong-Arefi, Arefi-PAM, Sorong-Linmalas, untuk menuju Raja Ampat.

Dengan kapal perintis KMP Kokonao, di lintasan Pomako-Atsy-Eci-Sawaema, Papua, ASDP turut mengembangkan sejumlah destinasi wisata antara lain Ekowisata Hutan Mangrove Pomako dan budaya Asmat.

Adapun penjelajahan surga tersembunyi di Sulawesi Utara, masyarakat dan wisatawan dapat menggunakan akses kapal ferry perintis KMP Tarusi, yang melayani rute Likupang-Pananaru menuju kawasan wisata Likupang.

Sedangkan, dengan KM Lompa di lintasan perintis Bastiong-Moti-Makian-Kayoa akan mempermudah perjalanan menuju Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Selatan di Maluku Utara di mana keindahan pantai dan bawah laut serta sejumlah situs peninggalan Belanda yang mempesona berada.

Melalui layanan kapal perintis ASDP, destinasi wisata yang disinggahi kapal perintis ASDP semakin berkembang, sehingga meningkatkan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakatnya.

Ketersediaan armada kapal merupakan bagian transformasi perusahaan khususnya dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dengan jumlah kapal yang cukup dan memadai, maka ASDP mampu menjadi perusahaan terdepan dalam penerapan standardisasi keselamatan dan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan
KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 14:03 WIB

Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta

Wednesday, 28 October 2026 - 13:46 WIB

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 October 2026 - 02:20 WIB

PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Berita Terbaru

Berita

Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal

Wednesday, 28 Oct 2026 - 13:46 WIB