Dukungan Pemkab Timor Tengah Selatan Percepat Pengembangan Pelabuhan Kolbano

- Pewarta

Friday, 12 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hibah lahan seluas 16 ribu meter persegi menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Hibah lahan seluas 16 ribu meter persegi menjadi langkah strategis memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur.

Maritim Indonesia – Upaya pengembangan Pelabuhan Kolbano di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Melalui hibah aset tanah kepada Kementerian Perhubungan, pengembangan pelabuhan tersebut kini memiliki landasan yang lebih kuat untuk direalisasikan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan resmi menerima hibah aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan yang akan digunakan untuk mendukung rehabilitasi, pembangunan, dan pengembangan Pelabuhan Kolbano di bawah pengelolaan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kupang.

Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) yang berlangsung di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Kamis (18/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, mengatakan hibah tersebut mencerminkan komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat konektivitas wilayah melalui pembangunan infrastruktur transportasi laut.

Menurutnya, dukungan Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan menjadi langkah penting dalam mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Kolbano agar mampu memberikan layanan yang lebih optimal bagi masyarakat dan pelaku usaha di wilayah tersebut.

“Hibah ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pembangunan sektor transportasi. Kami berharap pengembangan Pelabuhan Kolbano nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Lollan.

Aset yang dihibahkan memiliki luas sekitar 16.215 meter persegi dan akan dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan kawasan pelabuhan. Keberadaan lahan yang telah memiliki status administrasi yang jelas dinilai menjadi faktor penting untuk mempercepat proses pembangunan dan pengembangan fasilitas kepelabuhanan.

Lollan menjelaskan, Pelabuhan Kolbano memiliki posisi strategis dalam mendukung mobilitas logistik, distribusi komoditas unggulan daerah, serta layanan transportasi bagi masyarakat. Seiring meningkatnya aktivitas ekonomi di wilayah Timor Tengah Selatan, kebutuhan terhadap infrastruktur pelabuhan yang memadai menjadi semakin penting.

Selain meningkatkan pelayanan kepelabuhanan, pengembangan pelabuhan tersebut juga diharapkan mampu memperlancar arus barang dan jasa, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.

“Kami meyakini pengembangan Pelabuhan Kolbano akan memberikan dampak positif yang luas, baik dari sisi pelayanan transportasi laut maupun penguatan ekonomi daerah,” katanya.

Lebih lanjut, Ditjen Perhubungan Laut menegaskan komitmennya untuk mengelola aset negara tersebut secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh tahapan perencanaan dan pembangunan akan dilakukan secara terukur agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Penandatanganan NPHD dan BAST dilakukan oleh Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Lioe bersama Kepala KSOP Kelas III Kupang Simon B. Baon. Proses tersebut sekaligus menandai rampungnya tahapan administrasi hibah sebagai dasar pengelolaan aset negara untuk mendukung pengembangan Pelabuhan Kolbano ke depan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini, Pelabuhan Kolbano diharapkan dapat berkembang menjadi simpul transportasi yang semakin andal dalam mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas kawasan di Nusa Tenggara Timur. (fa)

— idj / idj —

Berita Terkait

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok
Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros
Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3
KM Tidar Kirimkan Barang Bantuan TJSL PELNI Group
PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT dengan KM Tidar

Berita Terkait

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Friday, 21 August 2026 - 21:54 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Thursday, 20 August 2026 - 12:02 WIB

EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok

Wednesday, 19 August 2026 - 04:23 WIB

Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros

Berita Terbaru