Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Seram Bagian Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

- Pewarta

Wednesday, 4 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Wilayah Pantai Timur Laut Seram Bagian Timur, Maluku, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu, 4 Juni 2025, pukul 10.43 WIB. Berdasarkan hasil analisis terkini BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo M5,3, dengan pusat gempa berada di laut pada jarak 66 km Tenggara Tutuk Tolu, Seram Bagian Timur, tepatnya pada koordinat 3,35° LS dan 131,03° BT, dengan kedalaman 20 km.

Pihak BMKG menjelaskan, gempa yang terjadi termasuk dalam kategori gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Seram (Seram Trough). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki jenis pergerakan naik (thrust fault).

“Ini adalah tipe gempa dangkal yang umum terjadi akibat pertemuan lempeng di kawasan timur Indonesia,” ujar BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (4/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa ini dirasakan di wilayah Tutuk Tolu, Teluk Waru, dan Kian Darat dengan skala intensitas III–IV MMI, yang artinya pada siang hari, guncangan bisa dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, tetapi tidak perlu panik, sebab hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata Dr. Daryono, Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG.

BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 10.55 WIB, belum terdeteksi adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat agar:

– Tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

– Menghindari bangunan yang retak atau rusak.

Memeriksa kembali kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah, untuk memastikan keamanan struktural setelah diguncang gempa.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG, melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi seperti website, aplikasi resmi, atau media sosial @infoBMKG,” pungkas Dr. Daryono. (wulung)

– idj / idj –

 

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru