Hadapi Tekanan Perdagangan Global, IPC TPK Palembang Catat Pertumbuhan 6,15% Sepanjang 2025

- Pewarta

Wednesday, 28 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Citra udara IPC TPK Area Palembang.

Citra udara IPC TPK Area Palembang.

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatatkan kinerja positif di Area Palembang sepanjang tahun 2025. Kenaikan kinerja terus tumbuh di tengah kondisi ekspor-impor sedang lesu di Provinsi Sumatera Selatan. IPC TPK terus memperkuat layanan meskipun menghadapi tantangan global pada beberapa periode.

“Kinerja positif ini mencerminkan sinergi kuat antara IPC TPK dengan para pemangku kepentingan di Sumatera Selatan dalam menghadapi tantangan global” ujar Agustian Chandra, Manager IPC TPK Area Palembang.

Kinerja IPC TPK Area Palembang di tahun 2025 menunjukkan tren kenaikan positif dibandingkan realisasi di tahun sebelumnya yakni sebesar 6,15%. Arus petikemas di tahun 2025 yang diraih IPC TPK Palembang mencapai 121.422 TEUs, capaian ini lebih besar dibanding tahun 2024 sebanyak 114.383 TEUs. Kinerja terminal Petikemas IPC TPK Palembang terus tumbuh di tengah fluktuasi ekonomi Sumatera Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertumbuhan ini didorong oleh sejumlah faktor diantaranya peningkatan konektivitas kapal dan konsolidasi komoditas ekspor impor yang diangkut melalui pelabuhan Palembang. Pertumbuhan yang dimaksud termasuk penanganan petikemas impor barang spare part pabrik dan ekspor karet yang meningkat sepanjang kuartal ketiga dan keempat 2025. Di samping itu, impor yang dilakukan PT KAI yang menyumbang peningkatan throughput sebanyak 700 TEUs di sepanjang semester 2 tahun 2025. Peningkatan juga didorong oleh pengalihan muatan komoditi karet dari dari Belawan ke Palembang.

Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Selatan hingga November 2025 mengalami tekanan. Nilai ekspor tercatat turun 3,80%, sementara impor anjlok hingga 51,64% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, sepanjang Januari-November 2025, nilai ekspor Sumsel mencapai US$5,82 juta, turun dari US$6,05 juta pada periode yang sama 2024. Penurunan terutama dipicu melemahnya ekspor migas yang turun 16,24%, serta ekspor nonmigas yang terkoreksi 2,8%.

“IPC TPK terus meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat penanganan kontainer ekspor-impor, dan memperluas konektivitas jalur laut untuk memperkuat jaringan logistik di Sumatera” tutup Agustian. (ire djafar)

Berita Terkait

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL

Berita Terkait

Friday, 16 October 2026 - 10:31 WIB

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA

Wednesday, 14 October 2026 - 18:18 WIB

Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB