Hadiri Seminar Navigasi Pelayaran Dunia, Indonesia Siap Adopsi Teknologi Kenavigasian Jepang

- Pewarta

Friday, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Indonesia dalam hal ini Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berpartisipasi aktif dalam kegiatan World Wide Academy seminar tentang Safety of Navigation yang diselenggarakan oleh INTERNATIONAL ASSOCIATION OF MARINE AIDS TO NAVIGATION AND LIGHTHOUSE AUTHORITIES (IALA-AISM).

Acara ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi navigasi laut dengan berkontribusi pada pengembangan dan harmonisasi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) di seluruh dunia.

Direktur Kenavigasian Capt Budi Mantoro mengungkapkan seminar yang berlangsung di Tokyo, Jepang ini, delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Teluk Bayur Yudhonur Setyaji dengan anggota delegasi lainnya yaitu Tatang Heryana dan Lalu Rano Agiansyah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Para delegasi menyampaikan bahwa Jepang memiliki jumlah SBNP yang hampir sama dengan Indonesia, begitu pula dengan karakteristik sebagai negara kepulauan,” ungkap Capt. Budi.

Capt. Budi menjelaskan seminar dimaksud merupakan salah satu rangkaian kegiatan pertemuan IALA Conference. Seminar ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memetik pelajaran dari Jepang dan negara-negara anggota IALA lainnya dalam penerapan teknologi kenavigasian, dengan tujuan menjaga keselamatan pelayaran dan melindungi lingkungan maritim di perairan Indonesia.

“Manfaat bagi Indonesia, mengingat Indonesia memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Jepang, maka kita bisa mengambil lesson learn dari Jepang dan negara anggota IALA lainnya untuk penerapan teknologi kenavigasian guna menjaga keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia,” ungkapnya.

Capt. Budi mengungkapkan salah satu teknologi yang menjadi sorotan dalam seminar tersebut adalah penggunaan Internet of Things (IoT) oleh Jepang, yang didukung oleh teknologi tinggi. Hal ini memungkinkan Jepang untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya dalam upaya meningkatkan keselamatan pelayaran di perairan mereka. Data yang masuk diolah melalui beberapa kantor cabang, dan data tersebut diteruskan ke kantor pusat untuk disimpan dan diawasi sebagai data SBNP di Jepang secara real-time. Penggunaan teknologi informasi dalam pengawasan SBNP telah terbukti memudahkan pengawas untuk memantau keandalan SBNP dan mendeteksi jika ada SBNP yang mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

“Terkait teknologi baru ini, dapat diterapkan oleh Indonesia dalam rangka meningkatkan keselamatan pelayaran, utamanya dalam rangka operasional dan manajerial pengelolaan SBNP di Indonesia,” ujarnya.

Setelah mengikuti kegiatan ini, Indonesia berhasil meyakinkan World-Wide Academy IALA untuk mengunjungi Indonesia pada tahun 2024. Tujuan kunjungan ini adalah untuk menjalin kerjasama dalam meningkatkan kapasitas SDM operasional dan manajerial SBNP sesuai dengan standar internasional.

“Kementerian Perhubungan berharap bahwa melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, Indonesia dapat terus berkontribusi dalam memajukan keselamatan dan efisiensi pelayaran laut di wilayah Indonesia dan di seluruh dunia. Selain itu dalam rangka memperkuat kerjasama Indonesia dengan IALA akan dilakukan penandatanganan MOU antara Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan IALA terkait Kerjasama di bidang peningkatan Kapasitas SDM dan kerjasama teknis di bidang transportasi laut pada sidang assembly IMO, ke-33 di London,” tutup Capt. Budi.

Sebagai informasi, IALA-AISM merupakan organisasi non pemerintah dan nirlaba yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi navigasi laut dengan berkontribusi pada pengembangan dan harmonisasi
SBNP di seluruh dunia. (idj)

 

 

Berita Terkait

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, TPK Koja Bagikan 400 Paket Lebaran bagi Anak Yatim dan Lansia
TPK Koja Raih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik di Ajang Anugerah BUMN 2026
Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026
Terminal Teluk Lamong Gelar Safety Forum 2026, Perkuat Budaya K3 Menuju Zero Accident
IPCM Perluas Layanan Maritim di Sumsel, Garap Operasi Ship to Ship di Sungai Musi
Anugerah BUMN 2026: IPCM Raih Penghargaan Inovasi Bisnis Terbaik, Tegaskan Komitmen Transformasi
Transformasi Layanan Dorong Kinerja IPCC, Operasional Tumbuh 13,53%
Kinerja Unggul dan Inovasi Berkelanjutan Antar IPCC Raih Dua Penghargaan Anugerah BUMN 2026

Berita Terkait

Sunday, 15 March 2026 - 09:30 WIB

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, TPK Koja Bagikan 400 Paket Lebaran bagi Anak Yatim dan Lansia

Sunday, 15 March 2026 - 09:08 WIB

TPK Koja Raih Penghargaan Transformasi Organisasi Terbaik di Ajang Anugerah BUMN 2026

Sunday, 15 March 2026 - 07:56 WIB

Pelindo Tetap Beroperasi Penuh Selama Masa Angkutan Lebaran 2026

Saturday, 14 March 2026 - 22:51 WIB

Terminal Teluk Lamong Gelar Safety Forum 2026, Perkuat Budaya K3 Menuju Zero Accident

Saturday, 14 March 2026 - 12:20 WIB

IPCM Perluas Layanan Maritim di Sumsel, Garap Operasi Ship to Ship di Sungai Musi

Berita Terbaru