Matitim Indonesia – Memaknai bulan suci Ramadan sebagai momen berbagi, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
Melalui program “IPCC Berbagi Ramadan 2026”, perseroan tidak hanya menghadirkan kebahagiaan jelang Idul Fitri, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial yang berkelanjutan. Program ini menjadi bagian dari komitmen IPCC dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan fokus pada pemberian manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan yang telah berlangsung selama dua pekan terakhir ini mencakup pembagian takjil, paket sembako, hingga santunan kepada anak yatim.
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC, Wing Megantoro, menyampaikan bahwa kegiatan Ramadan telah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang terintegrasi dengan bisnis. Menurutnya, IPCC tidak hanya berorientasi pada kinerja operasional, tetapi juga berupaya hadir memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui program ini, kami ingin memastikan keberadaan IPCC dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di momen Ramadan yang penuh makna,” ujarnya.
Secara keseluruhan, IPCC menyalurkan 700 paket takjil, 550 paket sembako, serta santunan kepada 400 anak yatim dari berbagai yayasan, termasuk eks tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dan masyarakat di sekitar wilayah operasional, baik di Jakarta maupun terminal satelit.
Selain itu, melalui program Mazizka yang menghimpun dana infaq dan sedekah karyawan, bantuan juga diberikan kepada 50 anak yatim dari keluarga besar eks pekerja IPCC. Penyaluran dilakukan secara serentak sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosialnya.
Sekretaris Perusahaan IPCC, Endah Dwi Liesly, menambahkan bahwa program tahun ini mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah bantuan maupun jangkauan penerima. Hal ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus memperluas dampak sosial yang dihasilkan.
Momentum santunan anak yatim menjadi salah satu bagian paling bermakna dalam rangkaian kegiatan ini. Selain membantu secara materi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa kebersamaan dan mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat.
Ke depan, IPCC menegaskan akan terus mendorong program sosial yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai jangka panjang serta mendukung pembangunan sosial yang inklusif di sekitar wilayah operasionalnya. (ire djafar)







