IPC TPK Dukung Kota Sehat dengan Fasilitas Sanitasi di Kelurahan Papanggo

- Pewarta

Wednesday, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK memberikan bantuan sanitasi berupa tangki septik (septic tank) Biotech kepada warga RW 01, RW 05, RW 08 Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara dalam rangka pengentasan perilaku masyarakat Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Sebanyak 11 unit tangki septik Biotech berkapasitas 1000 liter secara simbolis diserah terimakan Pramestie Wulandary Sekretariat Perusahaan IPC TPK kepada Tomi Haryono Lurah Papanggo, di halaman kantor Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara, Rabu (6/11).

Pramestie Wulandary mengatakan bantuan ini merupakan program TJSL bidang lingkungan bagi wilayah ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok, kelurahan Papanggo. Bantuan ini diharapkan mengurangi pencemaran lingkungan dan utamanya menumbuhkan kesadaran pola hidup bersih dan sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Lurah Papanggo, Tomi Haryono menyampaikan apresiasi kepada IPC TPK atas bantuan Septic Tank untuk warga yang membutuhkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terima kasih IPC TPK telah mendukung pengentasan masalah sosial di wilayah Papanggo. Penerima manfaat dari bantuan tangki septik ini adalah 11 kepala keluarga sekitar 40 jiwa. Harapannya warga dapat memiliki kesadaran sanitasi dan tidak ada lagi memiliki kebiasaan buang air besar sembarangan di masyarakat”, ujar Tomi Haryono.

Program penuntasan kebiasaan buang air besar sembarangan untuk Kota Sehat di Wilayah Kelurahan Papanggo dicanangkan pada bulan Oktober 2024 dimana saat ini terdapat 22 kepala keluarga (KK) yang masih melakukan perilaku BABS. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kelurahan Papanggo mendapat bantuan dari IPC TPK dan BAZIS Jakarta Utara.

Sebelumnya IPC TPK telah menyelenggarakan program TJSL di kelurahan Papanggo seperti pelatihan keterampilan mengemudi, pelatihan penanaman hidroponik dan pembuatan pojok bermain anak di kantor Kelurahan Papanggo.

Melansir Antara, pada tahun 2023, terdapat 822 kepala keluarga (KK) di Jakarta Utara yang masih melakukan praktik buang air besar sembarangan di tempat terbuka. Kelurahan Papanggo di Jakarta Utara termasuk wilayah yang menghadapi tantangan dalam menghentikan praktik buang air besar sembarangan.

Pemerintah setempat berinisiatif untuk menyelenggarakan deklarasi “Stop BABS” yang melibatkan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sanitasi dan mengurangi praktik BABS melalui penyediaan fasilitas sanitasi dan peningkatan edukasi kebersihan di masyarakat. (ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Tanam Harapan Baru bagi Ekosistem Laut di Kepulauan Seribu
Perkuat Sinergi, Pushidrosal dan PT Pertamina Patra Niaga Teken MoU
Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional

Berita Terkait

Monday, 20 April 2026 - 01:14 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Tanam Harapan Baru bagi Ekosistem Laut di Kepulauan Seribu

Sunday, 19 April 2026 - 11:37 WIB

Perkuat Sinergi, Pushidrosal dan PT Pertamina Patra Niaga Teken MoU

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Berita Terbaru