IPC TPK Layani Perusahaan Pelayaran Oman Masuk Pasar Indonesia

- Pewarta

Saturday, 8 July 2023 - 02:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“IPC TPK kembali dipercaya untuk melayani Direct Service menuju Timur Tengah”

Maritim Indonesia  –- Untuk pertama kalinya kapal MV Stephanie C milik perusahaan pelayaran asal Oman, Asyad Line sandar di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok yang dioperasikan oleh IPC Terminal Petikemas/IPC TPK (1/7).

Sandarnya kapal Asyad Line menjadi tanda dibukanya layanan baru tujuan Indonesia. Sebelumnya Asyad Line hanya sebatas melakukan routing kapal sampai di Pelabuhan Port Klang Malaysia dan Singapura. Dibukanya layanan baru ini dalam rangka memperkuat hubungan bilateral antara Oman dan Indonesia di sektor ekonomi dan pola distribusi barang serta mendorong pertumbuhan ekspor-impor dan transhipment dari dan menuju Oman melalui Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPC TPK kembali dipercaya untuk melayani Direct Service menuju Timur Tengah di mana pemilik barang dapat langsung mengirimkan barang sehingga akan memangkas biaya logistik dan transit time di pelabuhan. ” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK.

Asyad Line atau yang dikenal dengan Oman Shipping Line menggandeng KCA Global Maritime sebagai agen resmi di Indonesia. MV Stephanie C, kapal yang berbendera Kepulauan Marshall menjadi awal dibukanya layanan Far East Express. Rute tersebut menempuh Jakarta-Singapore-Port Klang-Nhava Sheva-Mundra-Karachi-Sohar-Jebel Ali. Kapal tersebut memiliki LOA 255 meter dan BEAM 37,3 meter. Sebanyak 1.032 TEUs dibongkar dan 537 TEUs petikemas dimuat ke kapal tersebut.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai impor Oman ke Indonesia pada bulan April 2023 mengalami penurunan 56,82% dengan komoditas Industri Logam Dasar; Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia; dan Industri Barang Galian Non Logam.

“Kami harap dengan dibukanya layanan ini dapat mendorong majunya aktivitas ekspor dan impor Indonesia dari dan ke Timur Tengah. Selain itu juga kehadiran layanan baru ini dapat meningkatkan daya jual dan daya saing komoditas Indonesia di dunia.” tutup Guna.  (ire djafar)

 

Berita Terkait

Gelar Public Expose 2026, IPCC Berkomitmen Perkuat Fundamental Bisnis
Perkuat Standar Keamanan Objek Vital Nasional, IPC TPK Jalani Asesmen BNPT
Pelindo Perkuat Sinergi dengan Jamdatun, Dukung Aksi Korporasi yang Patuh Hukum dan Bernilai Tambah
IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% pada Q3 2026, Optimalisasi Armada Jadi Fokus
Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar
Dari Pelabuhan, TPK Koja Tanamkan Semangat Generasi Emas di SMA Negeri 8 Yogyakarta
Empat Prajurit Pushidrosal Terima Penghargaan Kasal
PJM Perkuat Kolaborasi dan Keselamatan Kerja melalui Program SAIL di Kalimantan

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 09:44 WIB

Gelar Public Expose 2026, IPCC Berkomitmen Perkuat Fundamental Bisnis

Friday, 30 October 2026 - 08:20 WIB

Perkuat Standar Keamanan Objek Vital Nasional, IPC TPK Jalani Asesmen BNPT

Thursday, 29 October 2026 - 18:35 WIB

Pelindo Perkuat Sinergi dengan Jamdatun, Dukung Aksi Korporasi yang Patuh Hukum dan Bernilai Tambah

Wednesday, 28 October 2026 - 16:49 WIB

IPCM Catat Pertumbuhan Pendapatan 5,33% pada Q3 2026, Optimalisasi Armada Jadi Fokus

Wednesday, 28 October 2026 - 14:20 WIB

Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Berita Terbaru