IPC TPK Perbarui Tiga Sertifikasi ISO, Wujud Penguatan Mutu, Lingkungan dan Keselamatan Kerja

- Pewarta

Friday, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mempertahankan tiga sertifikasi internasional yang menjadi standar utama dalam sistem manajemen perusahaan, yaitu ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) oleh PT Sucofindo. Pembaruan sertifikasi ini menegaskan komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan berkualitas, operasional yang efisien, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab di seluruh area terminal.

Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola operasional yang efisien dan berkelanjutan.

“Pembaruan tiga sertifikasi ISO ini merupakan bukti konsistensi IPC TPK dalam menjaga standar mutu layanan, kinerja operasi yang efisien, serta komitmen yang kuat terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong implementasi ESG di seluruh lini bisnis IPC TPK,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui pembaruan ISO 9001:2015, IPC TPK memastikan bahwa seluruh proses operasional mulai dari bongkar muat, penanganan petikemas, hingga layanan pelanggan telah memenuhi standar internasional. Standar ini menekankan pendekatan customer-focused, efektivitas proses, dan continuous improvement. Dengan sistem mutu yang lebih solid, IPC TPK menargetkan peningkatan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan konsisten di setiap terminal.

Melalui pembaruan ISO 14001:2015, IPC TPK memperkuat pengelolaan lingkungan yang sistematis, mulai dari pengendalian limbah, efisiensi energi, hingga mitigasi risiko lingkungan dalam aktivitas operasional. Pembaruan ini menjadi pilar penting dalam roadmap sustainability IPC TPK, termasuk rencana perusahaan untuk mengurangi jejak emisi, mengelola sumber daya secara efisien, dan mendukung target keberlanjutan Pelindo Group.

“Penerapan prinsip lingkungan melalui ISO 14001 mendukung upaya kami membangun operasional pelabuhan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Pramesti.

ISO 45001:2018 memastikan IPC TPK terus meningkatkan budaya keselamatan kerja (safety culture) di seluruh area operasional. Fokus utama standar ini adalah pencegahan kecelakaan, keselamatan pekerja lapangan, hingga kesiapan perusahaan dalam menghadapi keadaan darurat. IPC TPK secara konsisten menerapkan safety briefing, pemeriksaan kesehatan fit to work, serta peningkatan kompetensi K3 bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Hal ini telah berdampak langsung pada peningkatan keandalan layanan dan produktivitas operasional.

Pembaruan ketiga sertifikasi ISO tersebut juga menjadi penguat dalam mendukung pencapaian kinerja operasi IPC TPK yang semakin positif di berbagai area layanan. Integrasi sistem manajemen mutu, lingkungan, dan keselamatan memungkinkan perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, meminimalkan risiko operasional, dan memastikan standar layanan yang selaras di seluruh terminal. Dengan sistem operasional yang lebih terkendali dan terukur, IPC TPK memperkuat daya saing sebagai operator terminal petikemas nasional yang andal, modern, dan berorientasi pada pelanggan.

Pembaruan sertifikasi ISO juga menjadi bagian dari komitmen IPC TPK terhadap implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan. Selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, setiap standar ISO menjadi fondasi pengawasan internal, transparansi, serta pengelolaan risiko yang semakin akuntabel.

“Upaya ini tidak hanya untuk memenuhi standar internasional, tapi juga memperkuat peran kami sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam aspek sosial dan lingkungan, sekaligus menjalankan tata kelola yang bersih dan berintegritas,” tutup Pramestie.

IPC TPK menegaskan bahwa pembaruan tiga sertifikasi ISO ini tidak sekadar pemenuhan standar, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam membangun pelabuhan berkelas dunia yang berkelanjutan. Dengan fondasi sistem manajemen yang semakin kuat, perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan, masyarakat sekitar, dan seluruh pemangku kepentingan. (ire djafar)

Berita Terkait

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif
Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus
Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen
Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta
Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
ASDP Sukses Layani Mobilitas Libur Panjang, 804 Ribu Penumpang dan 215 Ribu Kendaraan Menyeberang Aman dan Lancar
Program Vokasi Juru Las Vokasi Juru Las Bawa PT Pelindo Solusi Maritim Raih Penghargaan Top CSR 2026
Hari Lahir Pancasila, Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Perkuat Nilai Kebangsaan

Berita Terkait

Sunday, 7 June 2026 - 09:39 WIB

Kemnaker–Kemenekraf Perkuat Sinergi Ciptakan Lapangan Kerja di Sektor Ekonomi Kreatif

Sunday, 7 June 2026 - 09:02 WIB

Kemnaker dan IJTI Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi AI Jurnalis Kampus

Friday, 5 June 2026 - 12:09 WIB

Sambut Libur Sekolah, PELNI Berikan Diskon Tarif Tiket Kapal Hingga 30 Persen

Thursday, 4 June 2026 - 05:04 WIB

Saat Stok Darah Menipis, TPK Koja Gelar Donor Darah Bantu Kebutuhan Stok Darah untuk PMI DKI Jakarta

Thursday, 4 June 2026 - 04:37 WIB

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

Berita Terbaru