Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 menggelar doa bersama dan santunan bagi anak yatim piatu di Gedung Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (21/7).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini menjadi wujud rasa syukur atas capaian kinerja perusahaan pada Semester I 2026, sekaligus bentuk kepedulian kepada masyarakat dan ikhtiar memohon keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional kepelabuhanan ke depan.
Program tersebut dilaksanakan secara serentak di 12 cabang pelabuhan di bawah pengelolaan Pelindo Regional 2. Melalui kegiatan ini, perusahaan menyalurkan santunan kepada sekitar 300 anak yatim dan piatu yang berasal dari masyarakat di sekitar wilayah operasional (Ring 1) pelabuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan di Tanjung Priok menjadi kegiatan perdana yang diselenggarakan secara bersama oleh Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa. Sebanyak 50 anak yatim dan piatu dari Yayasan Nuruzzahroh dan Yayasan Gema Amal Soleh menerima santunan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Hendry Ginting, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Yandri Trisaputra, General Manager Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa Ahmad Fahmi, jajaran manajemen dan pekerja Pelindo Regional 2, tokoh agama, serta para penerima santunan.
Mengawali acara tersebut, Executive Director 2 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2, Budi Prasetio, menyampaikan bahwa kepedulian kepada masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen perusahaan dalam menjalankan bisnis kepelabuhanan yang berkelanjutan.
“Pelabuhan tumbuh bersama masyarakat di sekitarnya. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat melalui berbagai program sosial yang memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga menjadi ungkapan rasa syukur kami atas capaian yang telah diraih perusahaan pada Semester I 2026,” ujar Budi.
Selain penyaluran santunan, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama. Doa dipanjatkan sebagai ikhtiar memohon keselamatan, keamanan, kelancaran operasional, serta perlindungan bagi seluruh pekerja dan aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerja Pelindo Regional 2.
Budi berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi para penerima manfaat, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya semangat berbagi dan kebersamaan.
“Kami berharap santunan ini dapat menjadi penyemangat bagi adik-adik untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Kami juga memohon doa agar seluruh insan Pelindo senantiasa diberikan kesehatan, serta seluruh operasional pelabuhan berjalan dengan aman, lancar, dan membawa keberkahan,” tutup Budi.
Sementara itu, perwakilan penerima manfaat TJSL dari Yayasan Nuruzzahroh, H. Sultoni, mengapresiasi kepedulian Pelindo Regional 2 yang secara konsisten memberikan perhatian kepada anak-anak yatim dan piatu di lingkungan sekitar pelabuhan.
“Insyaallah pemberian manfaat ini mendapatkan rida Allah SWT. Kami juga mendoakan agar seluruh pekerja Pelindo, khususnya Pelindo Regional 2, senantiasa diberikan perlindungan, keberkahan, dan kemudahan dalam menjalankan amanahnya,” ujar Sultoni.
Melalui program TJSL, Pelindo Regional 2 berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar pelabuhan.
Ke depan, doa bersama dan santunan anak yatim ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin perusahaan sebagai wujud rasa syukur, kepedulian sosial, serta ikhtiar bersama dalam mendukung operasional kepelabuhanan yang andal, aman, dan berkelanjutan. (ire djafar)







