KAI Commuter Pastikan 535 Awak KRL Tersertifikasi Jelang Masa Nataru

- Pewarta

Saturday, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Commuter Tegaskan Komitmen Keamanan dan Keselamatan Pengguna KRL di Masa Nataru. Sebanyak 535 Awak Sarana Perkeretaapian di Jabodetabek dan Yogyakarta Telah Tersertifikasi.

KAI Commuter Tegaskan Komitmen Keamanan dan Keselamatan Pengguna KRL di Masa Nataru. Sebanyak 535 Awak Sarana Perkeretaapian di Jabodetabek dan Yogyakarta Telah Tersertifikasi.

Maritim Indonesia – KAI Commuter menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional Commuter Line dengan memastikan seluruh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) telah memiliki sertifikasi kompetensi yang berlaku. Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Kamis (20/11) menjelaskan, sertifikasi ASP ini mencakup wilayah operasi vital, yaitu Wilayah Jabodetabek dan Wilayah VI Yogyakarta, yang melayani jutaan pengguna jasa Commuter Line setiap harinya.

“Keselamatan dan keamanan adalah prioritas utama KAI Commuter. Program sertifikasi ASP ini merupakan wujud nyata komitmen kami untuk memastikan setiap perjalanan Commuter Line berlangsung dengan standar keselamatan tertinggi. Untuk ini, KAI Commuter didukung oleh sumber daya manusia atau SDM yang kompeten dan teruji,” ujar Karina.

Ini dibuktikan KAI Commuter dengan mencatat total 535 petugas ASP di wilayah Jabodetabek dan Yogyakarta telah menyelesaikan dan dinyatakan lulus sertifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tentunya ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan kecakapan mereka untuk berdinas setiap hari,” Karina menggarisbawahi.

Di sisi lain, pada tahun 2025 ini, KAI Commuter telah memperpanjang sertifikat untuk petugas ASP sebanyak 285 petugas. Sebagai informasi, perpanjangan sertifikat ASP diwajibkan setiap 4 tahun sekali.

Lebih rinci, petugas ASP KAI Commuter yang telah tersertifikasi saat ini mencakup Masinis sebanyak 464 petugas, Penyelia Dinasan Masinis sebanyak 46 petugas dan Penyelia Instruktur sebanyak 25 petugas. Sertifikasi ASP merupakan pengakuan resmi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan sebagai pihak regulator atas kompetensi yang dimiliki petugas.

“Petugas yang masa berlaku sertifikatnya akan habis atau sudah habis, tidak diperkenankan berdinas sebelum proses perpanjangan selesai,” Karina menegaskan.

Maka itu, seluruh petugas ASP, yaitu Masinis dan Penyelia, diwajibkan menjalani asesmen kompetensi secara bertahap dan berkala. Hal ini penting untuk memastikan bahwa kompetensi mereka selalu mutakhir dan sesuai dengan prosedur operasi standar yang berlaku.

Setiap harinya, Masinis yang akan berdinas juga menjalani asesmen pradinas dengan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan lainnya. Rangkaian pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan dan kecakapan secara fisik maupun mental petugas untuk berdinas serta menjamin keselamatan dalam mengoperasikan sarana Commuter Line untuk pelayanan penggunanya.

“Penguatan kualitas SDM operasional melalui sertifikasi, pelatihan, dan pembinaan yang berkelanjutan juga terus dilakukan dan menjadi fondasi penting bagi KAI Commuter. Ini dibutuhkan untuk bisa terus menghadirkan layanan yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna,” ungkap Karina lebih jauh.

Komitmen ini, menurutnya, sejalan dengan semangat KAI Commuter untuk semakin melayani dan memastikan kesiapan operasional, terutama dalam menghadapi periode-periode krusial seperti masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 yang identik dengan lonjakan volume penggunanya.

“Nataru lalu, kami mencatat 16,7 juta pengguna Commuter Line. Jadi, KAI Commuter akan terus mengupayakan berbagai langkah agar dapat semakin optimal melayani masyarakat. Terlebih di tengah kepercayaan publik semakin menguat, kami pun terus memberikan atensi serius agar bisa memberikan yang terbaik, terlebih di masa Nataru,” pungkas Karina. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat
Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
Rapat Kerja 2026: Momentum Strategis PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kolaborasi dan Akselerasi Transformasi
Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 06:14 WIB

Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China

Tuesday, 3 March 2026 - 05:58 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat

Tuesday, 3 March 2026 - 05:47 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

Tuesday, 3 March 2026 - 05:14 WIB

Rapat Kerja 2026: Momentum Strategis PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kolaborasi dan Akselerasi Transformasi

Monday, 2 March 2026 - 15:39 WIB

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

Berita Terbaru