Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata

- Pewarta

Wednesday, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Women in Maritime Indonesia (WIMA INA), Dr. Chandra Motik Yusuf

Ketua Women in Maritime Indonesia (WIMA INA), Dr. Chandra Motik Yusuf

Ketua WIMA INA bersama Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berfoto bersama para awak kapal perempuan usai inaugurasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (21/4). Momen ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan dan memperluas peran perempuan di sektor maritim nasional.
Ketua WIMA INA bersama Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berfoto bersama para awak kapal perempuan usai inaugurasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (21/4). Momen ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan dan memperluas peran perempuan di sektor maritim nasional.

Maritim Indonesia – Upaya mendorong kesetaraan di sektor maritim kembali mendapat penguatan. PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM), yang merupakan bagian dari Pelindo Group, menggelar inaugurasi awak kapal perempuan bertepatan dengan Hari Kartini di Gedung Kepanduan, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (21/4).

Momentum yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi juga mencerminkan perubahan nyata dalam membuka akses bagi perempuan untuk berkarier di atas kapal, termasuk di kapal tunda yang selama ini identik dengan pekerja laki-laki.

Ketua Women in Maritime Indonesia (WIMA INA), Dr. Chandra Motik Yusuf, menegaskan bahwa langkah ini merupakan sinyal kuat perubahan di industri maritim nasional. Menurutnya, kehadiran awak kapal perempuan saat ini bukan lagi hal yang perlu dipertanyakan, melainkan sesuatu yang memang sudah seharusnya terjadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan sekadar seremoni. Ini bukti bahwa perempuan memiliki kapasitas dan tempat yang sama di industri maritim,” ujarnya.

Ia juga menilai langkah yang dilakukan IPCM dapat menjadi contoh konkret bagi pelaku industri lainnya untuk lebih berani membuka ruang yang setara dan berbasis kompetensi.

Momentum inaugurasi di IPCM jadi penegasan bahwa perempuan kian mendapat ruang setara di sektor maritim nasional
Momentum inaugurasi di IPCM jadi penegasan bahwa perempuan kian mendapat ruang setara di sektor maritim nasional

Dalam kegiatan tersebut, lima perempuan resmi bergabung sebagai awak kapal IPCM, yaitu Dwi Anggrayni, Ainun Ibrahim, Al Dinnul Aida, Putri Aprilia, dan Sulis Susanti. Kehadiran mereka menjadi bagian dari perubahan kultur kerja di sektor pelayaran yang kini semakin inklusif.

Acara inaugurasi turut dihadiri dan dibuka oleh jajaran direksi IPCM, termasuk Shanti Puruhita dan Reini Delfianti, yang juga merepresentasikan kepemimpinan perempuan di lingkungan perusahaan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil dan berkelanjutan.

Lebih jauh, WIMA INA berharap langkah seperti ini dapat terus diperluas, sehingga semakin banyak perempuan yang terlibat dan berkontribusi dalam pembangunan sektor kemaritiman nasional.

Dengan semakin terbukanya peluang, industri maritim Indonesia diharapkan tidak hanya tumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga berkembang dengan sumber daya manusia yang lebih beragam dan setara. (ire djafar)

Berita Terkait

Kenaikan Produktifitas Pelabuhan Menjadi Momentum Peningkatan Kesejahteraan Pekerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan
Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
Pelindo Regional 2 Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan di Hari Pelanggan Nasional 2026
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terkait

Friday, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Kenaikan Produktifitas Pelabuhan Menjadi Momentum Peningkatan Kesejahteraan Pekerja

Wednesday, 9 September 2026 - 12:36 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 17:21 WIB

Pelindo Regional 2 Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan di Hari Pelanggan Nasional 2026

Berita Terbaru