Kinerja Melesat Hebat, IPCC Alokasikan 80% dari Laba Bersih untuk Dividen Tunai pada Pemegang Saham

- Pewarta

Wednesday, 12 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dengan kode (IDX:IPCC) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 di Museum Maritim Jakarta, Senin (10/6).

Dalam RUPST tersebut disetujui penetapan penggunaan laba Perseroan Tahun Buku 2023 yang seluruhnya berjumlah Rp190,85 Miliar, akan dialokasikan sebagai Dividen sebesar 80% atau sebesar Rp152,68 Miliar atau setara Rp 83,97per lembar saham.

Sebelumnya telah dibagikan dividen interim sebesar Rp 39,23 miliar pada awal 2024, sisanya berupa dividen final akan dibagikan sebesar Rp 113,44 Miliar kepada para pemegang saham.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembagian dividen untuk tahun buku 2023 dengan Dividend Payout Ratio (DPR) sebesar 80% menunjukkan komitmen Perusahaan terhadap para pemegang saham yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada IPCC,” kata Wing Megantoro, Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko PT IKT (IPCC).

Sementara itu, Direktur Utama PT IKT (IPCC) Sugeng Mulyadi dalam paparannya menyampaikan, Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih Rp190,85 miliar, meningkat 18,01% secara year on year (YoY) sesuai dengan Laporan Keuangan Audited Tahun 2023 oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (E&Y).

“Pencapaian ini menjadi catatan membanggakan bagi IPCC, karena pada awal perusahaan dilepas ke publik pada tahun 2018 dengan laba bersih Rp170 miliar. Keberhasilan IPCC mencatatkan laba bersih terbesar sejak Perusahaan dilepas ke publik, ditunjukkan dengan fundamental yang kuat dan dapat memberikan keuntungan bagi para investor,” kata Sugeng Mulyadi.

Lebih jauh dijelaskan, sebagai Perusahaan yang bertumbuh setiap tahun, pada tahun 2023 EBITDA tercatat sebesar Rp350 miliar atau meningkat 4,25% secara year on year (YoY). Pencapaian di Tahun 2023 ditopang oleh kinerja operasional di seluruh wilayah kerja IPCC, terlebih di tahun 2023 berhasil melakukan ekspansi bisnis dengan mengelola Terminal RoRo di Balikpapan serta penerapan sistem kerja yang efektif dan efisien pada berbagai program Perusahaan.

“Selain menyampaikan capaian kinerja yang baik di tahun 2023, IPCC terus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dengan mengutamakan transparansi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan yang tercermin dari hasil asesmen GCG dengan predikat “Excellent” yang diukur dengan metode asesmen ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) dengan skor 107,26 poin,” jelas Sugeng Mulyadi.

Ditambahkan Sugeng, IPCC terus berupaya mencapai rencana jangka panjang Perusahaan yang bertujuan untuk menjadi perusahaan pengelola terminal kendaraan nasional berkelas dunia melalui semangat Beyond The Gate.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh mitra, pelanggan dan stakeholder Perusahaan serta diharapkan mampu untuk menjadi Perusahaan yang menyediakan layanan dari A-Z dalam mata rantai logistik khususnya terminal kendaraan sehingga mampu berkontribusi bagi ekonomi dan keberlanjutan negeri,” papar Sugeng.

Selain itu, lanjutnya, sebagai perusahaan yang unggul dalam pengelolaan terminal kendaraan, IPCC berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional Perusahaan,” tambahnya.

Akhir kata Sugeng menyampaikan, “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh Insan IPCC yang telah memberikan sumbangsih terbaiknya untuk pencapaian kineja tahun 2023. Pencapaian tersebut juga berhasil dicapai berkat dukungan seluruh stakeholder Perusahaan, Mitra, Pelanggan serta kepercayaan para pemegang saham kepada Perusahaan yang selalu berusaha memberikan nilai tambah dan bertumbuh diwaktu mendatang”.

RUPST yang dipimpin oleh Komisaris Utama Drajat Sulistyo dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan serta para Pemegang Saham yakni, PT Pelindo Multi Terminal selaku Pemegang Saham Mayoritas, PT Multi Terminal Indonesia selaku Pemegang Saham Minoritas serta Publik. (ire djafar)

Berita Terkait

Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa
Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan Eazi dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan
Industri Maritim Dituntut Adaptif, SDM dan Digitalisasi Jadi Penentu
Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan
Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik
Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama
Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 14:26 WIB

Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional

Friday, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Friday, 17 April 2026 - 13:09 WIB

Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan Eazi dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

Friday, 17 April 2026 - 06:39 WIB

Industri Maritim Dituntut Adaptif, SDM dan Digitalisasi Jadi Penentu

Thursday, 16 April 2026 - 03:49 WIB

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan

Berita Terbaru