Kolaborasi PT Terminal Teluk Lamong dan KSOP Tanjung Perak, Optimalkan Penataan Zona Labuh untuk Percepatan Layanan Kapal Domestik

- Pewarta

Monday, 2 March 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) bersama regulator dan para pemangku kepentingan kepelabuhanan di wilayah Tanjung Perak terus mengambil langkah strategis guna meningkatkan efisiensi layanan dan memperkuat peran Jawa Timur sebagai hub logistik nasional.

Baru-baru ini, tepatnya pada hari Selasa tanggal 24 Februari 2026, telah dilaksanakan penandatanganan Standar Operasional Prosedur (SOP) Penataan Zona Labuh 2 Tanjung Perak, sebagai respon atas meningkatnya aktivitas kepelabuhanan yang menuntut kecepatan layanan yang semakin tinggi.

Optimalisasi Penataan Zona Labuh 2, atau disebut EAZI (Express Anchorage Zone Service) digagas oleh PT Terminal Teluk Lamong dan diimplementasikan melalui kolaborasi strategis bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, KSOP Gresik, Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak, Sub Regional Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), serta PT Pelindo Jasa Maritim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan EAZI diterapkan secara terintegrasi pada tiga terminal yang dikelola TTL, yaitu TPK Teluk Lamong, TPK Berlian, dan TPK Nilam, dengan fokus utama pada peningkatan layanan bagi kapal domestik. Melalui skema ini, TTL menyediakan area tunggu prioritas bagi kapal dengan panjang maksimal 150 meter, disertai pengaturan pergerakan kapal yang lebih terencana, ketat, dan terukur.

Layanan EAZI memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi operasional. Waktu transisi kapal dari posisi lepas sandar hingga kembali sandar yang sebelumnya mencapai 4–6 jam, kini ditargetkan dipangkas menjadi maksimal 2 jam, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Kepala KSOP Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, menyampaikan bahwa penataan Zona Labuh 2 tidak hanya meningkatkan kecepatan layanan, tetapi juga memperkuat keselamatan navigasi di perairan Tanjung Perak.

“Penataan Zona Labuh 2 merupakan langkah penting dalam inovasi layanan kepelabuhanan untuk memperlancar arus barang, mengingat Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pintu utama perdagangan di Jawa Timur,” ujarnya.

Selain peningkatan kecepatan layanan, TTL menegaskan komitmennya terhadap keamanan dan ketertiban pelayaran. Seluruh kapal yang memanfaatkan layanan EAZI wajib mengaktifkan Automatic Identification System (AIS) serta mematuhi seluruh ketentuan operasional, termasuk larangan melakukan aktivitas di luar zona dan prosedur yang telah ditetapkan.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menegaskan bahwa keberhasilan layanan EAZI merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antar pemangku kepentingan.

“Optimalisasi Zona Labuh 2 melalui EAZI merupakan wujud nyata sinergi antara regulator, operator terminal, kepanduan, serta entitas di lingkungan Pelindo Group. Kolaborasi ini mencerminkan transformasi layanan maritim yang mengedepankan integrasi, koordinasi, serta standar operasional yang jelas dan terukur,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, perekonomian provinsi ini tumbuh sebesar 5,33% sepanjang tahun 2025, disertai peningkatan volume barang bongkar muat angkutan laut domestik sebesar 17,09% pada akhir tahun 2025. Kondisi tersebut menuntut kesiapan infrastruktur dan manajemen ruang laut yang semakin optimal agar kelancaran rantai pasok tetap terjaga.

Melalui optimalisasi Penataan Zona Labuh 2 yang diterapkan secara terintegrasi di TPK Teluk Lamong, TPK Berlian, dan TPK Nilam, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat semakin memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Perak sebagai hub logistik utama Indonesia Timur, mendukung kelancaran distribusi barang di Jawa Timur, serta memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (ire djafar)

Berita Terkait

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi
Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia
Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman
Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
Inovasi Baru Terminal Teluk Lamong : Luncurkan Lamong Cukur, Terobosan Baru Program TJSL
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
IPCM Perluas Pasar, Perkuat Operasional di Balikpapan dan Tarakan

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 11:45 WIB

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Tuesday, 13 October 2026 - 17:29 WIB

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026, Pengakuan atas Kontribusi Hidrografi Indonesia

Monday, 12 October 2026 - 17:05 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

Sunday, 11 October 2026 - 18:20 WIB

Lima Tahun Bersama Pelindo, Terminal Teluk Lamong Kembali Raih Penghargaan Nasional

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB