Komitmen PTP Nonpetikemas dalam Membangun Budaya Risiko Berkelanjutan melalui Risk Awards 2024

- Pewarta

Friday, 11 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendalian dan Mitigasi Risiko: Strategi Perlindungan Tindakan pengendalian bertujuan untuk meminimalkan dampak atau kemungkinan risiko terjadi. Dari kebijakan internal hingga sistem kontrol yang ketat, perusahaan harus menerapkan langkah-langkah mitigasi untuk melindungi aset dan operasional mereka.
Pengendalian dan Mitigasi Risiko: Strategi Perlindungan Tindakan pengendalian bertujuan untuk meminimalkan dampak atau kemungkinan risiko terjadi. Dari kebijakan internal hingga sistem kontrol yang ketat, perusahaan harus menerapkan langkah-langkah mitigasi untuk melindungi aset dan operasional mereka.

Maritim Indonesia — Dalam komitmennya untuk membangun budaya risiko yang kuat dan berkelanjutan, PT Pelabuhan Tanjung Priok atau yang dikenal juga PTP Nonpetikemas untuk kedua kalinya menggelar ajang tahunan Risk Awards 2024, sebuah ajang penghargaan yang dirancang untuk memperkuat kesadaran dan tanggung jawab seluruh pekerja dalam menghadapi tantangan bisnis.

Dengan kategori penghargaan seperti The Best Risk Officer, Build a Strong Risk Culture at Work, Risk Reels, dan Risk Infographic, acara ini berhasil menarik partisipasi penuh dari setiap lapisan pekerja di PTP Nonpetikemas dalam rentang tujuh bulan sejak Maret hingga akhir September 2024.

Risk Awards 2024 bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sebuah wujud nyata dari komitmen PTP Nonpetikemas dalam mengimplementasikan manajemen risiko secara terpadu dan menyeluruh di seluruh proses bisnis Pelindo, termasuk layanan Nonpetikemas yang dikelola oleh perusahaan. PTP Nonpetikemas terus bergerak dengan berbagai transformasi sembari mewujudkan budaya risiko yang solid dan terintegrasi di setiap lini bisnis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko PTP Nonpetikemas, Bambang Sakti, menekankan bahwa budaya risiko tidak hanya sekadar konsep tetapi merupakan elemen fundamental yang membentuk arah dan langkah perusahaan.

“Membangun budaya risiko yang kokoh adalah kunci untuk memastikan setiap target perusahaan dapat tercapai dengan optimal. Hal ini dimulai dari komitmen yang kuat di level manajemen tertinggi, lalu mengalir hingga ke setiap individu sebagai risk agent dan risk officer,” kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (11/10).

Menurut Bambang, kehadiran Risk Awards ini menjadi salah satu sarana penting dalam mengukur dan memantau tingkat kesadaran serta keterampilan pekerja dalam mengelola risiko. Peserta diuji dalam kemampuannya mengidentifikasi risiko secara cepat dan tepat, menganalisis kemungkinan dampaknya, serta menyusun strategi mitigasi yang efektif untuk setiap ancaman yang mungkin muncul dalam operasional maupun non-operasional perusahaan.

“Proses evaluasi ini mencakup langkah-langkah mulai dari identifikasi risiko, analisis dan penilaian, implementasi solusi, hingga pemantauan secara berkelanjutan,” tambahnya.

SM Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami menambahkan, “Melalui pendekatan ini, PTP Nonpetikemas berusaha menciptakan lingkungan kerja yang tidak hanya tangguh dalam menghadapi risiko, tetapi juga fleksibel dan adaptif dalam mengantisipasi perubahan serta peluang yang muncul di masa depan.”

Menurutnya, program ini menegaskan posisi PTP Nonpetikemas sebagai perusahaan yang secara proaktif mengelola risiko, memberikan rasa aman bagi seluruh pemangku kepentingan, serta menjaga standar tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).

“Ajang ini memberikan apresiasi kepada para pekerja yang telah berhasil membawa terobosan dan solusi inovatif dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan perusahaan. Setiap penghargaan bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi juga pengingat akan tanggung jawab yang diemban dalam menjaga kelangsungan dan keberlanjutan bisnis di tengah tantangan global,” pungkas Fiona. (ire djafar)

Berita Terkait

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Berita Terbaru