Lestarikan Budaya, IPC TPK Ikut Lestarikan Musik Keroncong Tugu

- Pewarta

Sunday, 15 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — IPC Terminal Petikemas/IPC TPK ikut mengambil peran dalam pelestarian budaya khususnya seni musik keroncong dengan memberikan dukungan pada Komunitas Orkes Keroncong Tugu Cafrinho, Kampung Tugu, Jakarta Utara. Dukungan disampaikan dalam bentuk peremajaan sanggar, bantuan alat musik dan perlengkapan pendukung.

“Kalau dilihat dari sejarahnya, musik keroncong diperkenalkan oleh pelaut dan awak kapal dari Portugis sejak abad ke-16 ke Indonesia. Di Jakarta Utara sendiri, Komunitas Orkes Keroncong Tugu Cafrinho sangat dikenal. Melalui bantuan yang disalurkan, kami berharap menjadi awal yang baik bagi kelestarian musik keroncong sebagai warisan budaya Indonesia,” ujar David Sirait, Direktur Utama IPC TPK.

Untuk diketahui, Komunitas Orkes Keroncong Tugu Cafrinho menjadi budaya musik tradisional yang merupakan cikal bakal lahirnya musik Keroncong di Tanah Air. Berdiri sejak tahun 1661 yang dipopulerkan masyarakat keturunan Portugis yang tinggal di daerah Tugu, Jakarta Utara. Cikal bakal ragam aliran musik keroncong di Indonesia ini diwariskan dari generasi ke generasi. Saat ini, Keroncong Tugu masih bertahan hingga generasi ke-4 sejak tahun 2006. Ditahun 2015 Pemerintah DKI memberikan dukungan pada musik keroncong Tugu sebagai salah satu kantong budaya di DKI dan menjadikan keroncong Tugu sebagai Warisan Cagar Budaya Tak Benda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan juga, Pandemi Covid-19 memberikan dampak kepada pelaku seni di Indonesia tak terkecuali Komunitas Orkes Keroncong Tugu Cafrinho. Menurunnya undangan untuk tampil dan diberlakukannya aturan pembatasan aktifitas masyarakat oleh pemerintah telah menghentikan aktifitas latihan untuk anak-anak binaan di sanggar. Penyediaan dan pemeliharaan alat musik pun menjadi kendala.

“Semoga dengan bantuan yang disampaikan dapat mendorong geliat melestarikan musik Keroncong Tugu di masa sekarang dan di masa yang akan datang. Mengingat budaya Keroncong Tugu merupakan musik asli Indonesia yang kaya akan sejarah bangsa,” tutup David. (idj)

Berita Terkait

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025
Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu
Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026
Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025
Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang
Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif Selama Periode Nataru 2025–2026
Pushidrosal Dukung PSN Tanggul Laut Melalui Survei Hidro-Oseanografi
Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sunday, 11 January 2026 - 14:29 WIB

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025

Saturday, 10 January 2026 - 13:40 WIB

Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu

Saturday, 10 January 2026 - 04:55 WIB

Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026

Friday, 9 January 2026 - 14:18 WIB

Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025

Friday, 9 January 2026 - 14:05 WIB

Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang

Berita Terbaru