Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

- Pewarta

Tuesday, 9 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Mobilitas masyarakat di wilayah Timur Indonesia terus bergerak dinamis. Aktivitas perjalanan, distribusi logistik, hingga konektivitas antarwilayah kini menuntut layanan transportasi yang semakin adaptif dan andal. Menjawab kebutuhan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi menghadirkan operasional penyeberangan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai 1 Juni 2026.

Kebijakan ini menjadi langkah nyata ASDP dalam memastikan masyarakat dapat bepergian dengan lebih fleksibel, sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi antarwilayah di Maluku dan sekitarnya. Dengan layanan yang beroperasi tanpa henti selama akhir pekan, masyarakat kini memiliki akses perjalanan yang lebih mudah, efisien, dan nyaman kapan pun dibutuhkan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo menyampaikan bahwa penguatan layanan di lintasan Hunimua–Waipirit merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penerapan operasional 24 jam setiap akhir pekan merupakan upaya ASDP untuk memastikan akses transportasi yang semakin lancar dan mudah dijangkau masyarakat. Kami akan terus melakukan evaluasi dan optimalisasi layanan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan,” ujar Heru.

Sebelumnya, layanan 24 jam di lintasan Hunimua–Waipirit telah diterapkan pada sejumlah periode dengan trafik tinggi seperti Angkutan Lebaran 2026, Hari Paskah, dan Idul Adha. Kebijakan tersebut terbukti mampu mengurai antrean kendaraan dan penumpang di pelabuhan sekaligus menjaga kelancaran arus penyeberangan.

Untuk mendukung operasional, ASDP menyiagakan enam armada di lintasan Hunimua–Waipirit, termasuk empat kapal milik ASDP yakni KMP Erana, KMP Inelika, KMP Rokatenda, dan KMP Terubuk. Kesiapan armada tersebut diharapkan mampu menjaga keandalan jadwal pelayaran serta mendukung mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik secara optimal.

Diperkuat Tiket Online Ferizy

General Manager ASDP Cabang Hunimua Syamsuddin Tanassy menambahkan bahwa peningkatan layanan juga diperkuat melalui penerapan sistem tiket digital Ferizy yang membantu pengaturan arus penumpang dan kendaraan menjadi lebih tertata dan efisien.

“Melalui Ferizy, pengguna jasa dapat melakukan reservasi dan pembelian tiket secara daring sebelum tiba di pelabuhan sehingga perjalanan menjadi lebih terencana dan antrean dapat diminimalkan. Kami mengimbau masyarakat membeli tiket lebih awal melalui trip.ferizy.com serta memastikan data penumpang dan kendaraan diisi lengkap dan benar demi kelancaran perjalanan bersama,” ujarnya.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, lintasan Hunimua–Waipirit telah melayani 163.444 penumpang dan 136.398 kendaraan. Tingginya volume layanan tersebut menegaskan peran strategis lintasan ini sebagai penghubung vital mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah Timur Indonesia.

Sebagai operator penyeberangan nasional, ASDP terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan guna memperkuat konektivitas nasional serta mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah Indonesia. (jagad)

 

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3
Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%
Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi: Peran Strategis PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan
COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Petikemas Internasional Melonjak Lebih dari 90 Persen
Peringati Hari Lingkungan Hidup, PELNI Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Penghijauan dan Daur Ulang Limbah
Menaker Tegaskan Pentingnya Pelindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah
Pelindo dan PT Pelabuhan Samudera Palaran Perkuat Tata Kelola Operasional Terminal Petikemas
Layanan SCJX X-Press Feeders Masuk TPK Teluk Lamong, Perkuat Akses Perdagangan Surabaya – Tiongkok

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 14:31 WIB

Wamenaker Ajak Serikat Buruh Berkolaborasi Revisi UU Ketenagakerjaan dan Regulasi K3

Tuesday, 9 June 2026 - 14:15 WIB

Stimulus Libur Sekolah 2026, ASDP Berikan Diskon Tarif Jasa Pelabuhan hingga 100%

Tuesday, 9 June 2026 - 14:11 WIB

Mulai Juni, Penyeberangan Hunimua–Waipirit Beroperasi 24 Jam Tiap Akhir Pekan

Tuesday, 9 June 2026 - 14:05 WIB

Menghubungkan Pulau, Menggerakkan Ekonomi: Peran Strategis PTP Nonpetikemas Tanjung Pandan

Tuesday, 9 June 2026 - 13:53 WIB

COSCO Pilih Terminal Teluk Lamong, Arus Petikemas Internasional Melonjak Lebih dari 90 Persen

Berita Terbaru