Pangkalan PLP Tanjung Perak dan KSOP Tanjung Wangi Gelar Kampanye Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

- Pewarta

Friday, 26 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi melaksanakan Kampanye Keselamatan dan Keamanan Pelayaran serta pemberian life jacket dan life buoy dalam rangka Operasi Waspam Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru 2026 kepada pengguna moda transportasi laut, nelayan serta pengguna jasa pelayaran di pelabuhan dan perairan Banyuwangi dan sekitarnya, Jumat (26/12).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Perhubungan atas sinergitas dan koordinasi dalam meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran, khususnya pada pengguna moda transportasi laut, nelayan dan pengguna jasa lainnya di perairan Banyuwangi yakni, kapal penyeberangan KM. Express Bahari 1F dengan rute Banyuwangi – Denpasar, kapal pelra, kapal nelayan dan kapal tradisional. Di samping itu juga, sebagai langkah preventif dalam menekan risiko kecelakaan pelayaran di wilayah perairan Banyuwangi dan sekitarnya.

Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Tanjung Perak Capt. Rusmanu, menyampaikan bahwa kegiatan kampanye ini merupakan implementasi tugas dan fungsi PLP sebagai Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam Pengawasan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran, Penegakan Hukum dan Perlindungan Lingkungan Maritim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maksud dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman, pembinaan, dan edukasi kepada pengguna moda transportasi laut, nelayan dan pengguna jasa kepelabuhanan mengenai pentingnya keselamatan dan keamanan pelayaran sebagai bagian dari upaya pencegahan kecelakaan kapal di laut”, ujarnya.

Kampanye keselamatan dan keamanan pelayaran kepada nelayan dan pengguna jasa pelayaran lainnya menjadi sangat penting, mengingat nelayan merupakan salah satu pelaku utama aktivitas pelayaran rakyat yang sehari-hari berhadapan langsung dengan risiko cuaca ekstrem, kondisi kapal yang terbatas, serta minimnya pemahaman terhadap prosedur keselamatan dan keamanan pelayaran di laut.

Lebih lanjut Capt. Rusmanu menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, yang menegaskan bahwa penyelenggaraan keselamatan dan keamanan pelayaran dilaksanakan melalui pembinaan, pengaturan, pengendalian, dan pengawasan oleh pemerintah.

Dalam pelaksanaan kampanye, peserta diberikan sosialisasi mengenai penggunaan alat keselamatan di atas kapal, kewajiban pemenuhan standar keselamatan pelayaran, serta peningkatan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan potensi keadaan darurat di laut.

“Pembagian life jacket dan life buoy dilakukan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat sarana keselamatan pelayaran, khususnya bagi pengguna moda transportasi laut, nelayan dan pengguna jasa kepelabuhanan dengan keterbatasan akses terhadap peralatan keselamatan standar karena keselamatan dan keamanan pelayaran bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, namun juga menjadi tugas bersama,” jelasnya.

Kampanye keselamatan dan keamanan pelayaran dihadiri oleh Kepala Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi yang diwakili oleh Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Capt. Ni Putu Cahyani Negara, Kapolresta Banyuwangi yang diwakili Kasat Pamobvit Kompol Agustinus Roby Hartanto, Kepala Kantor SAR Banyuwangi yang diwakili oleh Kasiops Novix Heryadi, Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi yang diwakili oleh Kasie Teknik Kepelabuhanan Tri Wahyono, dan instansi terkait lainnya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas dan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga dalam rangka memastikan penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dengan mengutamakan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama dengan memastikan kelaiklautan kapal, awak kapal memenuhi kualifikasi serta menerapkan standar keselamatan secara konsisten.

Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan keselamatan pelayaran melalui pendekatan pengawasan, edukasi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan di sektor maritim. (fa)

 

 

— idj / idj —

 

 

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru