Pasca MoU, Kajati Sumatera Barat Kunjungi Pelabuhan Teluk Bayur

- Pewarta

Wednesday, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Teluk Bayur menerima kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sumatera Barat, Yusron S.H, M.H beserta jajarannya beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut pasca telah ditanda tanganinya nota kesepahaman (MoU) antara PT Pelindo (Persero) Regional 2 Teluk Bayur dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat di bidang kerjasama penegakan hukum beberapa waktu lalu.

Turut hadir pula Kepala KSOP Kelas II Teluk Bayur yang diwakili oleh Jhoni Akhyar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan tersebut, General Manager Regional 2 Teluk Bayur, Nunu Husnul Khitam, menyampaikan paparan terkait transformasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pasca Merger 1 tahun lalu, termasuk beberapa program pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur ke depan dalam rangka mendukung kegiatan ekspor-impor berbagai komoditas unggulan Provinsi Sumatera Barat.

Tidak hanya itu, seluruh jajaran tim Kajati Sumatera Barat pun berkesempatan untuk melihat secara langsung kegiatan operasional bongkar muat baik di Terminal Petikemas maupun Terminal Non Petikemas dari sisi laut dengan menggunakan Kapal Tunda KT BIMA X, dan dilanjutkan dengan berkeliling area Pelabuhan Teluk Bayur untuk melihat lahan HPL PT Pelindo Regional 2 Teluk Bayur yang berbatasan langsung dengan kawasan pemukiman penduduk.

Yusron menyampaikan bahwa dirinya sangat terkesan dengan transformasi yang dilakukan oleh manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Persero) khususnya dalam rangka menekan biaya logistik menjadi lebih efisien sebagaimana yang telah diamanahkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

“Intinya kami selalu siap mendukung seluruh program manajemen PT Pelindo (Persero) sebagai implementasi keseriusan pemerintah dalam upaya menekan biaya logistik menjadi se efisien mungkin, termasuk di Sumatera Barat,” ungkapnya. (idj)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru