Peduli Korban Kebakaran Muara Angke, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Selenggarakan Trauma Healing bagi anak-anak

- Pewarta

Monday, 24 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Musibah kebakaran yang terjadi di Kawasan Tembok Bolong, Penjaringan, Jakarta Utara, saat malam takbir Idul Fitri, Sabtu (22/4/2023) dini hari masih menyisakan kesedihan mendalam bagi para korban.

Diketahui, sekitar 218 rumah di dekat kawasan Muara Angke ini hangus karena amukan si jago merah, saat warga sedang mempersiapkan diri untuk menyambut hari raya .

Kehilangan harta benda akibat kebakaran menyisakan duka dan sedih yang mendalam. Aktivitas keseharian terganggu karena mereka harus mengungsi ke tempat lain untuk sementara waktu. Kondisi yang berubah – ubah ini dapat menimbulkan tekanan, kecemasan bahkan trauma. Bila berkelanjutan dan tidak ditangani dapat berujung pada gangguan psikologis seperti depresi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, jajaran Polisi Wanita Polres Pelabuhan Tanjung Priok, berinisiatif melaksanakan kegiatan sosial dengan menyelenggarakan trauma healing kepada anak-anak pengungsi korban kebakaran di Tembok Bolong Muara Angke, Pluit Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (24/4).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB , yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Yunita Natallia Rungkat, S.H., S.I.K.

Dalam kegiatan tersebut, para Polwan hadir di tengah para korban kebakaran untuk menghibur dan memberikan semangat. Hal ini merupakan bentuk kepedulian serta upaya menghilangkan trauma akibat kebakaran terutama pada anak-anak. Selain itu, kegiatan ini juga dibarengi dengan pemberian sembako, paket makanan ringan, snack, susu, dan barang lainnya.

“Kita menghibur para korban kebakaran terutama pada anak-anak, melalui kegiatan bermain bersama dan bernyanyi bersama,” kata Kompol Yunita.

“Kegiatan yang kita lakukan ini walaupun sederhana, namun kami berharap semoga mampu memfasilitasi para korban, terutama pada anak-anak, untuk menyuarakan perasaan dan harapan mereka, serta mengurangi rasa sedih yang mendalam,” pungkas Kompol Yunita.

(ire djafar)

Berita Terkait

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi
Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional yang Positif pada Semester I 2026
Hari Anak Nasional, PELNI Hadirkan Edukasi Maritim Melalui Lomba Menggambar dan Mewarnai
Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 20:12 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Saturday, 25 July 2026 - 17:37 WIB

KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi

Saturday, 25 July 2026 - 13:22 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional yang Positif pada Semester I 2026

Saturday, 25 July 2026 - 13:14 WIB

Hari Anak Nasional, PELNI Hadirkan Edukasi Maritim Melalui Lomba Menggambar dan Mewarnai

Thursday, 23 July 2026 - 15:29 WIB

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal

Berita Terbaru