Pelindo Regional 4 Makassar Peduli, Jaga Lingkungan dan Cegah Potensi Banjir

- Pewarta

Monday, 30 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar bersama Socialimpact.id, Planet Heros, Pemerintah dan masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa melakukan kegiatan “Bersih-bersih Sungai” sebagai langkah positif dalam menjaga lingkungan dan mencegah potensi banjir.

Kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat yang menjadi contoh nyata bagaimana berbagai pihak dapat bersatu demi kebaikan lingkungan dengan partisipasi sekitar 70 orang dan pengangkutan sampah kurang lebih sebanyak 1.000 kg ini berlangsung pada Sabtu (28/10).

Suryadi, Lurah Kaluku Bodoa mengatakan bahwa kegiatan “Bersih-bersih Sungai” ini tidak hanya membersihkan sungai secara fisik tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya kerja sama dalam menjaga lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Inisiatif ini juga memiliki dampak positif yang signifikan, terutama dalam memitigasi risiko banjir di sekitar Kelurahan Kaluku Bodoa,” ucap Suryadi.

Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Basri Alam menuturkan, upaya pencegahan sebelum musim hujan dengan membersihkan sungai secara preventif sangat penting. Dengan demikian, potensi penyumbatan yang dapat memicu banjir dapat diminimalkan.

“Tindakan ini tidak hanya mengurangi risiko banjir, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kesiapan dalam menghadapi perubahan cuaca,” ujar Basri.

Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat Kelurahan Kaluku Bodoa agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

“Dengan menanamkan kesadaran akan kebersihan lingkungan dan menjaga sungai, diharapkan akan mendorong masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam upaya perlindungan lingkungan dan pencegahan bencana.” tambahnya.

Adanya kolaborasi antara BUMN, sektor publik, lembaga sosial, dan masyarakat merupakan kunci dalam menciptakan perubahan yang signifikan dalam menjaga lingkungan.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi satu-satunya kegiatan, tetapi juga menjadi permulaan untuk inisiatif berkelanjutan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi dampak negatif terhadap alam.” pungkasnya. (Khalifa)

 

idj / idj

 

 

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru