Penggabungan EII ke BIMA, Langkah Strategis SPJM Wujudkan Struktur Usaha yang Lebih Fokus dan Kompetitif

- Pewarta

Thursday, 3 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) melaksanakan penandatanganan akta penggabungan anak perusahaannya yaitu PT Equiport Inti Indonesia (EII) ke PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) pada tanggal 2 Juni 2025 di Surabaya. Penggabungan ini merupakan salah satu program aksi korporasi pemurnian bisnis SPJM Grup.

“EII dan BIMA merupakan anak Perusahaan SPJM yang secara core business memiliki jasa pelayanan yang sama yaitu bidang peralatan. Sejalan dengan program strategis SPJM untuk penyelarasan bisnis anak Perusahaan yang serupa, maka agar tercapai efisiensi operasional, memberikan kemudahan standarisasi pelayanan prima, serta untuk meningkatkan daya saing anak Perusahaan, SPJM melakukan penggabungan EII ke BIMA”, ujar Tubagus Patrick Tribudi Iskandar, SVP Sekretaris Perusahaan SPJM.

Menurutnya, aksi penggabungan EII ke dalam BIMA merupakan bagian dari aksi korporasi pemurnian bisnis dalam lingkungan SPJM Grup. Penggabungan ini akan menyederhanakan struktur usaha, mengonsolidasikan kegiatan bisnis sejenis di bawah satu entitas, serta meningkatkan efisiensi operasional dan tata kelola anak Perusahaan yang memiliki pelayanan yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penggabungan ini, lanjutnya, seluruh kegiatan usaha, aset, dan kewajiban EII akan dialihkan ke BIMA selaku perusahaan surviving entity, sehingga ke depannya seluruh aktivitas jasa pemeliharaan, perbaikan, dan konstruksi yang sebelumnya terbagi antara EII dan BIMA dapat terintegrasi dan dikelola secara terpusat oleh BIMA.

Selain menyederhanakan struktur usaha, langkah ini juga bertujuan memperkuat posisi keuangan, legal, dan operasional, mengurangi risiko administratif dan perizinan ganda, serta meningkatkan daya saing perusahaan.

Secara strategis, aksi yang dilaksanakan di Graha Indraprasta, kantor Pusat BIMA ini merupakan bentuk restrukturisasi usaha untuk menciptakan perusahaan dengan portofolio bisnis yang lebih fokus, sehat, dan berorientasi pertumbuhan jangka panjang.

Penandatanganan akta penggabungan ini dihadiri oleh jajaran Direksi EII, Direksi dan Komisaris BIMA, serta manajemen SPJM selaku induk Perusahaan dari EII dan BIMA.

Dengan langkah percepatan aksi korporasi ini diharapkan dapat mewujudkan layanan yang optimal di seluruh wilayah kerja perusahaan untuk mendukung kesiapan dan kehandalan peralatan di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia yang dilaksanakan oleh BIMA. (ire djafar)

Berita Terkait

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kolaborasi dengan Pengguna Jasa melalui Voice of Customer
Pelindo dan BNN Perkuat Edukasi Antinarkoba bagi Pelajar

Berita Terkait

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Saturday, 29 August 2026 - 18:10 WIB

Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terbaru