Perkuat Kolaboratif, Pelindo Peti Kemas Gelar Stakeholder Meeting

- Pewarta

Wednesday, 16 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) perdana melaksanakan Stakeholder meeting, kegiatan ini menjadi ajang untuk saling sumbang saran antara regulator dengan operator terminal peti kemas. Kegiatan yang dilaksanakan di InterContinental Hotel, Bandung (11/8) dihadiri sedikitnya 43 perwakilan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan, Balai Besar Karantina dan Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai dari wilayah kerja SPTP.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra mengatakan peningkatan kolaborasi melalui kegiatan Stakeholder meeting dan Customer Gathering juga menjadi salah satu prioritas bagi perseroan untuk mendengar lebih dekat tentang kebutuhan dan saran dari para regulator dan customer SPTP.

“Kegiatan ini menjadi ajang membangun jaringan, bertukar ide, dan merumuskan tindakan nyata untuk meningkatkan bisnis terminal petikemas. Di sini, kita melihat dan mendengar langsung berbagai ide segar dari para regulator tentang langkah strategis yang akan diambil oleh SPTP,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Wihana Kirana Jaya, sebagai narasumber menjelaskan, para regulator agar dapat bersikap adaptif di masing-masing daerah, memiliki inisiatif dan stimulus untuk mendorong operator agar dapat bekerja dengan baik. Harapannya, dengan cara tersebut ekonomi di tiap daerah dapat tumbuh dengan baik.

“Ekonomi indonesia pada awal triwulan dua tahun 2023 ada pada angka 5,17% ini semua bisa terjadi atas kerjasama yang baik dari regulator dan operator,” imbuhnya.

Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya Drh. Cicik Sri Sukarsih merasa pasca merger, koordinasi di lapangan menjadi lebih cepat dan ringkas dalam mengajukan permohonan pelayanan tempat pemeriksaan.

“Kecepatan bongkar kontainer membawa dampak positif bagi kami, yakni waktu pemeriksaan muatan menjadi lebih cepat,” imbuhnya. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan
Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri
IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat
Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Pemprov Papua dan KUPP Korido Perkuat Konektivitas 3TP di Utara Papua
Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026 untuk Inovasi Layanan Publik
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:07 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

Saturday, 23 May 2026 - 13:56 WIB

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Saturday, 23 May 2026 - 13:47 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

Saturday, 23 May 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

Saturday, 23 May 2026 - 12:25 WIB

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Berita Terbaru