Perkuat Transformasi dan Optimalisasi Layanan, IPC TPK Tingkatkan Kinerja Operasional di Akhir Tahun 2024

- Pewarta

Saturday, 21 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Memasuki penghujung tahun 2024, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), anak usaha dari Subholding Pelindo Terminal Petikemas, berhasil mencatat pertumbuhan signifikan dalam arus barang di seluruh area kerja.

Hingga akhir November 2024, total arus barang mencapai 2.885.249 TEUs, meningkat 8,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 2.656.646 TEUs. Secara khusus, pada bulan November saja, terdapat peningkatan sebesar 15,5% dengan total arus barang sebesar 280.509 TEUs.

Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK, menyatakan kesiapan perusahaan menghadapi lonjakan aktivitas menjelang akhir tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memastikan kesiapan dari sisi operasional, pengaturan lalu lintas di dalam dan luar pelabuhan, memantau kondisi cuaca, serta menjalin komunikasi intensif dengan stakeholder terkait untuk kelancaran proses bongkar muat,” ujar Pramestie.

Peningkatan arus petikemas ini didorong oleh pertumbuhan signifikan beberapa komoditas unggulan seperti cassia vera yang naik 470,59%, gambier 200%, cocoa 100%, dan perlite 550%. Selain itu, muatan full load dari Jakarta menuju Teluk Bayur meningkat 10,38%.

Transformasi Digital untuk Optimalisasi Layanan

Sebagai salah satu operator terminal petikemas terbesar di Indonesia, IPC TPK terus mendorong transformasi dan optimalisasi layanan berbasis Planning & Control. Pada November 2024, IPC TPK meluncurkan TOS Nusantara di Area Teluk Bayur. Sistem digital berbasis website ini memungkinkan akses mudah kapan saja, sehingga meningkatkan efisiensi baik bagi terminal maupun pengguna jasa.

“Digitalisasi ini memberikan dampak signifikan terhadap penurunan port stay dan cargo stay, yang pada akhirnya mampu menekan biaya logistik dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan,” tutup Pramestie.

Dengan berbagai pencapaian ini, IPC TPK semakin menunjukkan komitmen untuk mendukung pertumbuhan sektor logistik nasional melalui inovasi dan peningkatan layanan. (ire djafar)

Berita Terkait

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan
Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri
IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat
Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Pemprov Papua dan KUPP Korido Perkuat Konektivitas 3TP di Utara Papua
Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026 untuk Inovasi Layanan Publik
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:07 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

Saturday, 23 May 2026 - 13:56 WIB

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Saturday, 23 May 2026 - 13:47 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

Saturday, 23 May 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

Saturday, 23 May 2026 - 12:25 WIB

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Berita Terbaru