Prioritaskan Keselamatan, Kemenhub Gelar Edukasi untuk Pengemudi Angkutan di Dua Lokasi Strategis

- Pewarta

Saturday, 23 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan jalan bagi pengemudi angkutan umum orang dan barang di dua lokasi strategis, yakni Rest Area KM 13.5 arah Jakarta-Tangerang dan Rest Area KM 43 Tol Tangerang-Merak, pada Sabtu (23/11).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani, ATD, MT., ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman pengemudi terhadap aspek keselamatan berkendara di jalan raya.

“Sosialisasi ini merupakan langkah proaktif kami dalam memastikan keselamatan di jalan raya, khususnya bagi pengemudi angkutan umum yang memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan penumpang dan keamanan barang,” ujar Ahmad Yani dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelaksanaannya, sosialisasi dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasubdit Pengendalian Operasional, Deny Kusdyana ATD, MT., dan Dr. Ilham, ST., MT., selaku Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perhubungan Darat yang juga menjabat sebagai Ketua Sementara Ikatan Penyidik Perhubungan Darat (IPPDI) Seluruh Indonesia.

Materi sosialisasi mencakup tiga aspek krusial dalam keselamatan berkendara. Pertama, prosedur melalui jalan menurun yang merupakan salah satu titik kritis dalam perjalanan. Kedua, enam langkah penting untuk memastikan kendaraan siap operasi, dan ketiga, hal-hal esensial yang perlu dipersiapkan oleh pengemudi angkutan umum sebelum memulai perjalanan.

“Kami menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat. Hal ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah vital untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan di jalan raya,” tambah Ahmad Yani.

Kegiatan sosialisasi di Rest Area KM 13.5 arah Tangerang berhasil menjangkau 38 pengemudi, yang terdiri dari 30 pengemudi angkutan barang (25 orang melalui tatap muka langsung dan 5 orang door-to-door), 8 pengemudi angkutan barang khusus (5 orang tatap muka dan 3 orang door-to-door), serta 3 pengemudi angkutan pariwisata melalui pendekatan door-to-door.

Sementara itu, di Rest Area KM 43 arah Merak, tim sosialisasi menggunakan pendekatan door-to-door dan berhasil menjangkau 37 pengemudi, yang terdiri dari 25 pengemudi angkutan barang umum, 7 pengemudi angkutan barang khusus, dan 5 pengemudi angkutan pariwisata.

Deny Kusdyana menekankan bahwa pendekatan door-to-door dipilih untuk memastikan efektivitas penyampaian informasi.

“Dengan metode ini, kami dapat berkomunikasi lebih intensif dengan para pengemudi dan memastikan mereka benar-benar memahami materi yang disampaikan,” jelasnya.

Dr. Ilham menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menjalin komunikasi yang lebih baik antara regulator dengan pelaku usaha transportasi.

“Kami tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendengarkan langsung kendala dan masukan dari para pengemudi di lapangan,” ungkapnya.

Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari para pengemudi. Salah seorang pengemudi angkutan barang, Rahmat (45), mengapresiasi inisiatif Ditjen Perhubungan Darat.

“Materi yang disampaikan sangat bermanfaat, terutama tentang prosedur melewati jalan menurun yang sering menjadi titik rawan kecelakaan,” tuturnya.

Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Bagian Humas Sekretariat Jenderal Perhubungan Darat, para Pejabat PPNS Perhubungan Darat, serta pihak pengelola Rest Area KM 13.5 Tol Jakarta-Tangerang dan Rest Area KM 43 Tol Tangerang-Merak.

Direktur Lalu Lintas Jalan mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai lokasi strategis lainnya.

“Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan keselamatan transportasi darat di Indonesia. Keselamatan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Ditjen Perhubungan Darat berharap dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pengemudi angkutan umum tentang pentingnya aspek keselamatan dalam berkendara, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan di jalan raya. (ire djafar)

Berita Terkait

Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali
TTL Perkuat SDM Melalui Pelatihan CTO untuk Dukung Transformasi Operasional
27 Tahun JICT, Dorong Transformasi Hijau dan Perkuat Peran di Jalur Perdagangan Global
Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026
Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar
Gempa Guncang Bitung dan Ternate, ASDP Pastikan Layanan Penyeberangan Tetap Aman Terkendali
Lonjakan Truk Logistik Padati Pelabuhan Ketapang, Kolaborasi ASDP dan Stakeholder menjadi Kunci
Pelindo Regional 4 Layani 758.000 Penumpang Selama Lebaran 2026, Naik 10,41% YoY

Berita Terkait

Friday, 3 April 2026 - 12:07 WIB

Lonjakan Logistik Ketapang Diurai, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali

Friday, 3 April 2026 - 09:17 WIB

TTL Perkuat SDM Melalui Pelatihan CTO untuk Dukung Transformasi Operasional

Friday, 3 April 2026 - 02:42 WIB

27 Tahun JICT, Dorong Transformasi Hijau dan Perkuat Peran di Jalur Perdagangan Global

Thursday, 2 April 2026 - 15:41 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

Thursday, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Pengaturan Gate Pass Dilakukan Terkoordinasi dan Terukur, Jaga Arus Barang di Tanjung Priok Tetap Lancar

Berita Terbaru