Program Inovatif SPSL, Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan dan Peningkatan Gizi Anak

- Pewarta

Friday, 24 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) terus menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat. Di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara, SPSL meluncurkan tiga program unggulan yang terintegrasi, yakni Budidaya Maggot, Budidaya Lele dan Hidroponik, serta program Pelita (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting).

Ketiga program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang menyasar berbagai aspek, mulai dari ketahanan pangan, kelestarian lingkungan, hingga pengurangan angka stunting.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat, menjelaskan bahwa program TJSL ini adalah bentuk nyata tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan dampak positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis pembangunan berkelanjutan adalah langkah strategis untuk menciptakan perubahan nyata. Program ini mendukung pilar-pilar Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs),” ujarnya.

Program TJSL ini terdiri dari tiga inisiatif utama, diantaranya :
1. Budidaya Maggot (TPS3R)
Pengolahan sampah organik dengan maggot tidak hanya mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga menghasilkan pakan bernutrisi untuk budidaya ikan lele.

2. Budidaya Lele dan Hidroponik (Desa Tematik)
Program ini melibatkan masyarakat dalam pelatihan budidaya ikan lele dalam ember (Budikdamber) dan hidroponik. Hasil panennya digunakan untuk mendukung kebutuhan gizi balita stunting.

3. Pelita (Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting)
Program ini memanfaatkan hasil budidaya untuk meningkatkan gizi anak-anak di Rawa Badak Utara, sebagai upaya mengurangi angka stunting.

Kolaborasi untuk Keberlanjutan

Program ini melibatkan kerja sama antara SPSL, Kelurahan Rawa Badak Utara, dan Kecamatan Koja, sebagai wujud sinergi multipihak dalam menjawab tantangan ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kecamatan Koja, Togos Silalahi, menyampaikan apresiasinya.

“Dukungan SPSL sangat membantu kami mempercepat pengentasan masalah ketahanan pangan dan kesehatan di wilayah ini,” katanya.

Lurah Kelurahan Rawa Badak Utara, Nani, SKM, M.A.P., juga memuji langkah SPSL.

“Kolaborasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengatasi isu kesehatan serta ketahanan pangan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” ujarnya.

Program ini tidak hanya memberikan dampak langsung bagi masyarakat tetapi juga mencerminkan kontribusi SPSL terhadap pencapaian SDGs. Fokus utamanya adalah mengurangi kemiskinan, mengatasi kelaparan, meningkatkan kesehatan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi kesenjangan.

“SPSL berkomitmen untuk melaksanakan program TJSL yang terarah, terukur, dan akuntabel, berlandaskan empat pilar utama: sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola,” tambah Kiki.

Dengan pendekatan terintegrasi, SPSL optimistis mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan. (ire djafar).

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru