Pulihkan Ekonomi dan Logistik Bengkulu, Pemerintah Prioritaskan Normalisasi Alur Laut Pulau Baai

- Pewarta

Wednesday, 28 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, untuk meninjau langsung proses normalisasi alur pelayaran yang terdampak pendangkalan. Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kelancaran distribusi logistik dan pemulihan ekonomi di wilayah Bengkulu, terutama bagi masyarakat Pulau Enggano yang terdampak gangguan akses laut.

Wapres didampingi Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Arif Suhartono, dan jajaran manajemen Pelindo Regional 2. Dalam kunjungan tersebut, Wapres meninjau titik sedimentasi menggunakan Kapal Tunda Bunga Raflesia milik Pelindo. Ia meminta seluruh pihak untuk saling mendukung dan berkolaborasi untuk percepatan pengerukan, sebagai bentuk kehadiran negara dalam mendukung aktivitas masyarakat yang terdampak.

“Pengerukan ini harus diselesaikan secepat mungkin. Ini bukan hanya soal pelabuhan, tapi menyangkut akses hidup masyarakat, terutama di Pulau Enggano. Negara harus hadir, dan kita harus bergerak cepat,” tegas Wapres.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelindo, berdasarkan penugasan dari Kementerian Perhubungan, telah mendatangkan dua kapal keruk besar, CSD Costa Fortuna 3 dan AHT Costa Fortuna 5 untuk mempercepat normalisasi alur. Proses pengerukan dilakukan bertahap, dengan target awal mencapai kedalaman -6,5 meter, dan selanjutnya hingga -12 meter agar kapal-kapal besar dapat langsung bersandar tanpa transhipment.

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono menegaskan bahwa percepatan pengerukan merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk menjaga kelancaran rantai logistik nasional.

“Saat ini kami tengah melakukan pengerukan untuk mengembalikan fungsi alur laut secara optimal dan kapal-kapal besar dapat langsung bersandar ke Bengkulu tanpa transhipment, baik kapal logistik maupun batu bara,” ujarnya.

Kunjungan Wapres dan upaya Pelindo ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur maritim di provinsinya.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Wakil Presiden. Ini membuktikan bahwa pemerintah pusat memberi perhatian serius terhadap Bengkulu. Harapannya pengerukan ini segera selesai agar aktivitas ekonomi bisa kembali normal,” ujar Helmi. (ire djafar).

Berita Terkait

KRI Canopus-936 Resmi Masuk Menjadi Alutsista Terbaru TNI Angkatan Laut
ABUPI and MACN Sign MoU to Strengthen Integrity and Transparency in Indonesia’s Port Industry
ABUPI–MACN, Bersinergi Dorong Industrin Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global
Upacara Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Konsisten Keselamatan sebagai Prioritas Utama
Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat 21,84%
Keselamatan Jadi Strategi Daya Saing Terminal Peti Kemas, JICT Raih Penghargaan Zero Fatality 2025
PTP Nonpetikemas Perkuat Tata Kelola Komunikasi di Era Digital
Dukung Keselamatan Kerja, PT Terminal Teluk Lamong Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Sopir

Berita Terkait

Thursday, 12 February 2026 - 19:40 WIB

KRI Canopus-936 Resmi Masuk Menjadi Alutsista Terbaru TNI Angkatan Laut

Thursday, 12 February 2026 - 19:30 WIB

ABUPI and MACN Sign MoU to Strengthen Integrity and Transparency in Indonesia’s Port Industry

Thursday, 12 February 2026 - 19:03 WIB

ABUPI–MACN, Bersinergi Dorong Industrin Pelabuhan yang Bersih dan Berdaya Saing Global

Thursday, 12 February 2026 - 18:19 WIB

Upacara Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Konsisten Keselamatan sebagai Prioritas Utama

Thursday, 12 February 2026 - 18:09 WIB

Kinerja Operasional Pelindo Regional 4 Tumbuh Positif Sepanjang 2025, Arus Kapal Meningkat 21,84%

Berita Terbaru