Rawat Bumi, Hijaukan Priok: IPC TPK Dukung Ekosistem Hijau di Papanggo

- Pewarta

Tuesday, 17 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kelurahan Papanggo mengembangkan program Kebun Kompos Papanggo yang berlokasi di RPTRA Manggala Sunter, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Sebagai operator terminal petikemas yang berada di wilayah Tanjung Priok, kami terus berkontribusi kepada masyarakat khususnya di wilayah Ring 1 Pelabuhan Tanjung Priok, yakni Kelurahan Papanggo,” ungkap Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal, dalam keterangannya, Selasa (17/6).

Program ini hadir sebagai solusi atas permasalahan sampah organik di lingkungan padat penduduk. Sampah rumah tangga yang sebelumnya tidak terkelola kini dimanfaatkan menjadi pupuk kompos, yang kemudian digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan seperti cabai, kangkung, bayam, dan sayuran lainnya. Hasil panen tidak hanya untuk konsumsi pribadi, tetapi juga dapat dijual kembali sebagai tambahan penghasilan warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk dukungan, IPC TPK memberikan bantuan berupa alat pencacah kompos, tempat sampah berukuran besar, dan alat penyemprot hama. Bantuan ini secara signifikan membantu efektivitas proses pengolahan sampah yang sebelumnya dilakukan secara manual serta mengurangi beban biaya warga dalam menjalankan kegiatan pertanian perkotaan.

Program Kebun Kompos Papanggo sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pengembangan Urban Farming sebagai solusi ketahanan pangan, penghijauan lingkungan, dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Selain itu, program ini selaras dengan SDGs No. 11 tentang Kota dan Pemukiman berkelanjutan dan SDGs No. 12 Konsumsi & Produksi yang Bertanggung Jawab.

“Melalui program ini, kami harap IPC TPK dapat terus menghadirkan dampak positif bagi masyarakat sekitar pelabuhan, memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas, dan menciptakan lingkungan yang bersih, produktif, serta berkelanjutan.” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru