Restrukturisasi Strategis, RUKINDO Alihkan Saham Minoritas PDSi ke BIMA

- Pewarta

Wednesday, 30 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Dalam langkah strategis sebagai bagian dari proses restrukturisasi internal dan pemenuhan ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas, PT Pengerukan Indonesia (RUKINDO) melalui anak usahanya PT Pelindo Dredging Solution (PDSi) secara resmi melaksanakan penandatanganan Akta Pemindahan Hak Atas Saham Minoritas kepada PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA).

Penandatanganan akta ini dilakukan oleh Ari Santoso, Direktur Utama PT Pengerukan Indonesia, selaku pemegang saham PT Pelindo Dredging Solution dan Paul July Supatrio, Direktur Utama PT BIMA, serta disaksikan oleh Ali Mulyono, Direktur Utama PT Pelindo Dredging Solution. Proses ini dilangsungkan di hadapan Notaris Nanda Fauz Irawan, bertempat di Gedung PT RUKINDO, Jakarta.

Dengan ditandatanganinya akta ini, maka terjadi perubahan struktur kepemilikan saham pada PDSi. Jika sebelumnya RUKINDO memegang 100% saham, kini dialihkan sebesar 1% kepada BIMA, sehingga komposisi kepemilikan menjadi RUKINDO 99% dan BIMA 1%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penandatanganan akta pemindahan saham minoritas ini merupakan aksi korporasi dalam pemenuhan ketentuan UU Perseroan Terbatas dan akan memperkuat strategi bisnis perusahaan sesuai program Transformasi RUKINDO. Kami sangat optimis bahwa pembelian saham ini akan membawa manfaat strategis,” ungkap Zulfa Irawan Anton, Sekretaris Perusahaan dan Hukum PT RUKINDO.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa langkah ini bukan sekadar pemenuhan formalitas hukum, melainkan bagian dari penguatan sinergi antar anak usaha dalam grup Pelindo Jasa Maritim, khususnya dalam mendukung layanan pengerukan nasional yang lebih efisien dan terintegrasi.

“Aksi ini merefleksikan semangat sinergi dan tata kelola yang baik. Kami akan terus bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan untuk memastikan kesuksesan jangka panjang. Langkah ini juga menjadi wujud komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan peningkatan daya saing industri pengerukan nasional,” tambah Zulfa.

Aksi korporasi ini dilakukan sepenuhnya berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, serta menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG). Melalui perubahan struktur kepemilikan ini, diharapkan kinerja operasional dan layanan pengerukan yang dijalankan oleh PDSi dapat semakin optimal, terintegrasi, dan berkontribusi nyata dalam mendukung ekosistem logistik dan kepelabuhanan nasional. (ire djafar)

 

Berita Terkait

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026
PELNI Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI Hingga 30%
ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak
Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau
Dari Sungai Pontianak, ASDP Hadir Jaga Konektivitas Berkelanjutan
Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan Kian Melaju
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PTP Nonpetikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Pelabuhan Tanjung Priok
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Pandu Dunia, Wamenhub: Momentum Perkuat Posisi Maritim Global

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 14:13 WIB

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Friday, 13 February 2026 - 14:06 WIB

PELNI Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI Hingga 30%

Friday, 13 February 2026 - 13:59 WIB

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak

Friday, 13 February 2026 - 13:52 WIB

Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau

Friday, 13 February 2026 - 13:45 WIB

Dari Sungai Pontianak, ASDP Hadir Jaga Konektivitas Berkelanjutan

Berita Terbaru

Berita

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Friday, 13 Feb 2026 - 14:13 WIB

Berita

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak

Friday, 13 Feb 2026 - 13:59 WIB