RIP Pelabuhan Sunda Kelapa Tunggu Rekomendasi Gubernur DKI Jakarta

- Pewarta

Wednesday, 23 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Geliat pembangunan kawasan wisata di DKI Jakarta terlihat di kawasan Kota Tua Batavia, Museum Bahari,  dan ke arah Pelabuhan Sunda Kelapa yang berisi kapal-kapal Phinisi. Untuk itu maka pembangunan pelabuhan akan diselaraskan dengan Tata Ruang DKI Jakarta menjadi pelabuhan wisata.

Untuk menjadikan Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan wisata, pihak operator Pelabuhan Sunda Kelapa masih menunggu rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta untuk mendapatkan penetapan pembuatan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Sunda Kelapa dari Kementerian Perhubungan, agar bisa melangsungkan kegiatan pembangunan pelabuhan wisata sebagaimana Tata Ruang DKI Jakarta yang menjadikan kawasan wisata di wilayah tersebut.

Sebagaimana dalam UU No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran setiap pelabuhan memilik  Rencana Induk Pelabuhan (RIP). RIP adalah pengaturan ruang pelabuhan berupa peruntukan rencana tata guna   tanah dan perairan  di Daerah Lingkungan Kerja dan dan Daerah Lingkungan Kepentingan pelabuhan. Dan, RIP disusun diantaranya dengan memperhatikan Tata Ruang Wilayah Propinsi dan Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah menyusun RIP. Saat ini RIP yang menjadi pedoman pembangunan di dalam pelabuhan sudah ada di Pemprov DKI Jakarta dalam pembahasan untuk mendapat rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta,” kata General Manajer Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, Kurnia Jaya di Jakarta, Rabu (23/11).

Kurnia mengakui, perencanaan pembangunan Pelabuhan Sunda Kelapa secara umum mengikuti arah pembangunan Tata Ruang DKI Jakarta, yang mengarah ke pembangunan wilayah sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai kawasan wisata (heritage)

“Jadi kami sebagai pengelola pelabuhan mendukung Pemda DKI Jakarta dengan menyelaraskan kegiatan pembangunan pelabuhan  sebagai pelabuhan wisata,” jelasnya.

Secara rinci Kurnia mengatakan, untuk dermaga kapal Phinisi akan tetap berada di dermaga yang sekarang namun konsepnya akan lebih baik setelah pembangunan. Selain itu juga akan ada dermaga kapal-kapal wisata dan dermaga kapal penumpang.

“Persiapan ke arah pembangunan sebagai pelabuhan wisata sudah ada tinggal pelaksanaan, sesuai dengan tahapan pembanguan jangka pendek, menengah dan panjang,” katanya.

Namun demikian, tambah Kurnia Jaya untuk mengimplementasikan pembangunan tersebut masih menunggu adanya penetapan RIP dari Kementerian Perhubungan.

“Agar RIP bisa dimajukan ke Kementerian Perhubungan, maka harus ada rekomendasi dari Gubernur DKI Jakarta dan saat ini kami masih menunggu rekomendasi itu. Mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi rekomendasi bisa diterbitkan dan akan dilanjutkan ke Kementerian Perhubungan,” tutur Kurnia. (idj)

 

Berita Terkait

PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026
Wadanpushidrosal Lepas Kontingen Pushidrosal Berlaga pada Poral Tahun 2026
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja
KSO TPK Koja Dukung Pemusnahan Barang Impor Longstay Berstatus BDN dan BTD untuk Optimalkan Arus Logistik Nasional
Momemtum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat
Pushidrosal Perkuat Langkah Pembentukan Jabatan Fungsional Hidrografer Nasional Bersama Kementerian PANRB
Pushidrosal Gelar Helideck Party di KRI Canopus-936
Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan, Hidup Sehat, dan Siaga Bencana Lewat Portground Vol. 1

Berita Terkait

Friday, 10 July 2026 - 20:54 WIB

PTP Nonpetikemas Bagikan Strategi ESG dan DEI serta Komunikasi yang Berdampak pada IDEAS Conference 2026

Thursday, 9 July 2026 - 13:13 WIB

Wadanpushidrosal Lepas Kontingen Pushidrosal Berlaga pada Poral Tahun 2026

Thursday, 9 July 2026 - 13:08 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Salurkan 235 Paket Sembako bagi Masyarakat Kecamatan Koja

Wednesday, 8 July 2026 - 11:11 WIB

KSO TPK Koja Dukung Pemusnahan Barang Impor Longstay Berstatus BDN dan BTD untuk Optimalkan Arus Logistik Nasional

Wednesday, 8 July 2026 - 10:02 WIB

Momemtum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

Berita Terbaru