Sapa Investor Yogya, IPCC Beberkan Prospek Kinerja

- Pewarta

Monday, 28 August 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Untuk mengenalkan bisnis bongkar muat kendaraan di Pelabuhan dan prospek kinerja Perseroan, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC Terminal Kendaraan /IPCC) bekerja sama dengan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI) cabang Yogyakarta kembali mengadakan temu investor dengan mengusung tema “Emiten Forum : Mengarungi Samudera Investasi – Chapter Yogyakarta”, yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Palagan, Yogyakarya, Sabtu (26/8).

Kegiatan diawali dengan kata sambutan oleh Tomi Taufan, Head of Departement Retail Business MASI. Dia mengatakan, “Kegiatan ini rutin dilakukan oleh MASI melalui bekerja sama dengan para emiten yang bertujuan untuk mengenalkan dan mengedukasi para nasabah MASI untuk lebih mengenal para emitennya sekaligus sebagai bagian dari program literasi Pasar Modal yang dijalankan oleh MASI sebagai Perusahaan sekuritas terkemuka di Indonesia.”

Pada pertemuan yang dihadiri lebih dari 50 peserta tersebut, Direktur Utama dan Plt. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPCC Sugeng Mulyadi, didampingi Direktur Operasi dan Teknik serta Plt. Direktur Keuangan dan SDM Bagus Dwipoyono, berkesempatan menyampaikan kinerja, prospek, dan tantangan IPCC ke depannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPCC sebagai bagian dari Pelindo Group, merupakan Operator Terminal Kendaraan terbesar di Indonesia yang memiliki standar pelayanan bongkar muat secara internasional yang didukung oleh SDM yang telah tersertifikasi. Kami pun masih menjadi tujuan utama pelayanan bongkar muat kendaraan, selain dari akses yang mudah dicapai serta distribution cost yang dinilai lebih kompetitif,” kata Sugeng Mulyadi.

Lebih jauh dijelaskan, dengan terintegrasinya antar Pelindo serta adanya pengklasteran kegiatan usaha, IPCC sangat terbantu dalam memperkuat posisi IPCC untuk membuka peluang kerja sama.

“Integrasi antar Pelindo dan  pengklasteran kegiatan usaha kiranya dapat membantu kami memperkuat posisi IPCC untuk dapat bekerja sama dengan sejumlah pelabuhan yang menjadi incaran kami sehingga kami dapat merealisasikan sejumlah ekspansi dan kerjasama tersebut,” tambah Sugeng.

Bagus Dwipoyono, Direktur Operasi dan Teknik dan Plt. Direktur Keuangan dan SDM juga menyampaikan bahwa pasca pandemic Covid-19 mereda dan dinyatakan usai oleh Pemerintah, kinerja dari IPCC menunjukan peningkatan sehingga berimbas positif pada kinerja fundamental IPCC.

“Kondisi pandemi yang berangsur usai berimbas positif pada kegiatan manufaktur dimana produksi kendaraan terus menunjukan peningkatan seiring dengan meningkatnya permintaan. Kondisi ini tentunya berimbas positif pada kegiatan di Terminal Kendaraan IPCC. Sepanjang Q2-23 atau total semester I tahun ini, kondisi operasional dapat kami sampaikan menunjukkan angka yang baik. Adanya kenaikan tersebut tentunya memberikan berkah bagi IPCC, terutama dari sisi finansial.” jelas Bagus Dwipoyono.

Bagus juga menambahkan bahwa marjin yang diperoleh IPCC menunjukkan angka yang sangat baik dan kinerja hingga penutup tahun ini dapat memberikan hasil yang positif.

“Jika kita bicara mengenai marjin keuntungan maka dari sisi Gross Profit Margin yang diperoleh hingga akhir semester I 2023 sebesar 47,08%; Operating Profit Margin sebesar 29,49%; EBITDA Margin sebesar 52,13%. Di sisa tahun ini, tentunya kami berharap bisa mencapai di atas pencapaian tahun lalu seiring upaya peningkatan revenue creativity dan cost effectiveness untuk mencapai peningkatan margin,” ungkap Bagus.

“Di sisi lain, kami juga berharap kondisi ekonomi baik domestik maupun global dalam kondisi yang baik sehingga memberikan sentimen positif pada industry kendaraan. Apalagi di Tengah pengembangan EV yang kitapun juga menjadi bagian dari pengembangan ekosistem value chain EV,” tambahnya.

Robertus Hardy, Head of Research Team MAS turut menyampaikan dan memaparkan Market & Industry Outlook. Dalam paparannya, Robertus menyampaikan kondisi dan prospek ekonomi Indonesia hingga akhir tahun ini yang masih akan fluktuatif karena kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya kondusif.

Selain itu, Robertus juga menyampaikan kondisi industri otomotif yang masih akan bertumbuh positif hingga akhir tahun ini yang diikuti dengan masih adanya permintaan akan kendaraan baik mobil maupun motor yang pertumbuhan ini dapat berimbas positif pada kinerja IPCC.

Untuk IPCC sendiri, Robertus memberikan catatan tersendiri dimana IPCC memiliki posisi keuangan yang kuat dari sisi profitability dan likuiditas serta memiliki prospek yang baik dengan adanya rencana pengembangan penambahan kapasitasnya yang dapat berdampak baik bagi pendapatan dan laba bersih IPCC.

Sementara itu, Nur Widyatmoko, Kepala Cabang & Area Manager MASI untuk area Yogyakarta, Solo, dan Semarang menyampaikan apresiasi kepada IPCC atas kolaborasinya dimana para nasabah sangat antusias dan dapat memperoleh informasi langsung dari sumbernya sehingga dapat meningkatkan awareness nasabah kepada IPCC.

Turut hadir dalam kegiatan ini, PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) yang juga menyampaikan kinerja operasional dan keuangannya. Dalam penyampaikan paparan tersebut, IPCM diwakili oleh Shanti Puruhita, Direktur Utama sekaligus Plt. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis dan Eddy Haristiani, Sekretaris Perusahaan. Hadir pulan  PT Pelabuhan Indonesia Investama yang diwakili oleh Arief Karna, Corporate Secretari PT Pelabuhan Indonesia Investama. (ire djafar)

 

 

 

 

Berita Terkait

Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini
Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali
Kuota Sisa 7,5 Persen, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Transportasi

Berita Terkait

Monday, 30 March 2026 - 05:28 WIB

Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini

Sunday, 29 March 2026 - 15:58 WIB

Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali

Sunday, 29 March 2026 - 15:22 WIB

Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Sunday, 29 March 2026 - 15:04 WIB

H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

Saturday, 28 March 2026 - 15:33 WIB

Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

Berita Terbaru

Berita

Arus Balik Melonjak, PELNI Layani 27 Ribu Penumpang Hari Ini

Monday, 30 Mar 2026 - 05:28 WIB