Study Banding ke Indonesia Terkait Regulasi Nasional Pelayaran, Delegasi Otoritas Maritim Negara Ghana Kunjungi Pelabuhan Tanjung Priok

- Pewarta

Tuesday, 9 July 2024 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Delegasi negara Ghana yang berasal dari otoritas maritim, mengunjungi terminal NPCT 1 dan Museum Maritim di Pelabuhan Tanjung Priok, dalam rangka study banding terkait penerapan regulasi nasional tentang pelayaran dan pengelolaan pelabuhan, Selasa (9/7).

Kunjungan Delegasi Ghana itu berlangsung sejak Senin (8/7), dengan mengunjungi Kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Di kantor Kemenhub diterima Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditejn Hubla), Hartanto mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Jenderal Perhubungan Laut, Antoni Arif Priadi di ruang Sriwijaya.

Dalam sambutannya Hartanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi dari negara Ghana, dan berharap selama kunjungan mendapatkan manfaat dalam upaya membina sektor pelayaran dan kepelabuhan di negaranya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir juga Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Ditjen Hubla Capt. Hendri Ginting dan sejumlah undangan, antara lain dari INSA, PPSDMP – BPSDMP.

Selanjutnya pihak Ditjen Hubla menjelaskan tentang penerapan dan progres Azas Cabotage, Maritime Services (Inaportnet) and Single Window, Ekosistem pada Digitalisasi Pelabuhan.

Selain itu juga berlangsung penjelasan dari pihak Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDMP) Laut tentang program kerjanya dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan kepelautan untuk masyarakat maupun SDM Ditjen Hubla.

Pada kunjungan di Pelabuhan Tanjung Priok, delegasi Ghana diterima oleh Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan, Capt. Yohsua Anthonie mewakili Kepala KSOP Utama Tanjung Priok.

“Kehadiran delegasi dari negara Ghana ini di NPCT 1 dalam rangka study banding pengelolaan pelabuhan,” kata Capt. Yohsua Anthonie.

Di Pelabuhan Tanjung Priok, delegasi Ghana mengunjungi NPCT 1, yakni pusat pengawasan (control room) operasional dan mendapatkan penjelasan mengenai kegiatan proses layanan operasional serta melihat langsung fasilitas kepelabuhanan yang ada.

Selanjunya saat berada Museum Maritim mendapatkan penjelasan tentang pelabuhan yang di Kelola Pelindo, baik yang di Jakarta maupun yang ada di sejumlah daerah dan berbagai bentuk layanan dari masing-masing pelabuhan.

Penjelasan terkait kegiatan pelabuhan disampaikan dari Group Head Corporation Strategi and Inovation, Bobby Hardian.

Selanjutnya delagasi Ghana dijadwalkan akan mengunjungi galangan PT Samudera Marine Indonesia di Banten. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector untuk Tingkatkan Kelaiklautan Kapal
Pelindo Dukung Digitalisasi Koperasi TKBM, Perkuat Tata kelola dan Keselamatan Kerja di Pelabuhan Tanjung Priok
PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Friday, 16 October 2026 - 10:31 WIB

Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA

Thursday, 15 October 2026 - 19:36 WIB

Kemenhub Kukuhkan 90 Marine Inspector untuk Tingkatkan Kelaiklautan Kapal

Berita Terbaru