Terminal Petikemas Nilam Bukukan 224 Ribu TEUs, Naik 10 Persen

- Pewarta

Friday, 18 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – TPK Nilam, salah satu terminal petikemas yang dikelola oleh PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sampai dengan bulan Juni 2025 mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan dengan periode yang sama ditahun sebelumnya. Arus petikemas yang dilayani mengalami peningkatan sebesar 10% dari tahun sebelumnya, dari 204.667 TEUs menjadi 224.402 TEUs di Semester I Tahun 2025.

Peningkatan arus petikemas tersebut salah satunya dipengaruhi oleh meningkatnya arus petikemas kosong (empty) yang berasal dari Samarinda, Banjarmasin dan Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan permintaan petikemas kosong untuk membawa barang keluar dari Surabaya ataupun Jawa Timur.

Sejak tahun 2022, Propinsi Jawa Timur telah memiliki misi dagang dan investasi dengan berbagai propinsi di Indonesia, termasuk dengan Propinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Adapun komoditas yang ditransaksikan yakni sawit, kayu, sarang walet, semen, beras, susu, hasil pertanian dan kebutuhan pokok lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penambahan kapal adhoc di TPK Nilam juga menjadi penyumbang terbesar naiknya kinerja di Semester 1 Tahun 2025, tercatat 29 kapal adhoc dari pelayaran Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL), Meratus Line, Caraka Tirta Perkas (CTP), dan Tanto Intim Lines. Hal ini juga menunjukkan adanya kolaborasi yang semakin kuat antara terminal dengan pengguna jasa.

Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, menyampaikan bahwa perwujudan layanan dan komersial yang unggul,  salah satunya TPK Nilam melaksanakan kegiatan one on one meeting penyampaian dan diskusi atas capaian kinerja baik dari sisi terminal maupun pengguna jasa.

“Saran masukan perbaikan pelayanan juga menjadi salah satu langkah engagement untuk meningkatkan kepercayaan pengguna jasa ke terminal serta menggali kebutuhan pengguna jasa untuk dapat difasilitasi,” ungkap Retno.

Retno Pujianto juga menyampaikan, akan terus memberikan layanan operasi dan komersial yang prima kepada pengguna jasa.

“Suara dari pengguna jasa akan selalu kami dengar untuk berbenah lebih baik dan hasil yang telah dicapai TPK Nilam hingga Juni 2025 ini merupakan hasil kolaborasi kerjasama yang baik antara terminal dengan pengguna jasa serta stakeholder bidang kepelabuhan lainnya,” tutup Retno. (ire djafar)
 

 

Berita Terkait

TKBM Priok Siap Bertransformasi, Digitalisasi dan Kesejahteraan Jadi Fokus RAT 2025
Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera
Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman
Pelindo Siap Percepat Tanjung Carat, Dukung Penuh Integrasi Pelabuhan dan Logistik Sumsel
Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan, Kemnaker Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat
Kemnaker–Transjakarta Teken MoU, Buka Akses Kerja di Sektor Transportasi
Komitmen Green Port, Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Kompetensi Gardener dan Pengayaan Biodiversitas
Sukses Berdayakan Warga Desa di Cianjur, PELNI Raih CSR Award 2026

Berita Terkait

Thursday, 21 May 2026 - 16:51 WIB

TKBM Priok Siap Bertransformasi, Digitalisasi dan Kesejahteraan Jadi Fokus RAT 2025

Thursday, 21 May 2026 - 14:20 WIB

Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera

Thursday, 21 May 2026 - 13:55 WIB

Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman

Thursday, 21 May 2026 - 13:20 WIB

Pelindo Siap Percepat Tanjung Carat, Dukung Penuh Integrasi Pelabuhan dan Logistik Sumsel

Thursday, 21 May 2026 - 13:13 WIB

Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan, Kemnaker Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat

Berita Terbaru

Berita

Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman

Thursday, 21 May 2026 - 13:55 WIB