Tingkatkan Efisiensi Operasional, PTP Teluk Bayur Catat Lonjakan Produktivitas di 2024

- Pewarta

Sunday, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Branch Manager PTP Cabang Teluk Bayur, Fauzi.

Branch Manager PTP Cabang Teluk Bayur, Fauzi.

Maritim Indonesia – PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur mencatat peningkatan signifikan dalam efisiensi dan produktivitas operasionalnya hingga Triwulan III 2024. Pencapaian ini merupakan hasil dari keberhasilan PTP Teluk Bayur dalam  menorehkan capaian penting dalam upaya meningkatkan efisiensi layanan pelabuhan, yakni implementasi sistem Pelindo Terminal Operating System Multipurpose (PTOS-M), yang mempercepat layanan bongkar muat dan mengurangi waktu tunggu kapal.

Branch Manager PTP Cabang Teluk Bayur, Fauzi, menjelaskan bahwa penerapan PTOS-M dan standardisasi operasional telah meningkatkan kecepatan layanan dari 1.999 Ton/Ship/Day (T/S/D) menjadi 2.604 T/S/D, atau naik 30%. Selain itu, durasi waktu tunggu kapal di pelabuhan berhasil dikurangi dari rata-rata 3 hari menjadi 2 hari, yang berarti efisiensi biaya hingga 33%.

“Penurunan waktu tunggu kapal menjadi prioritas utama kami untuk meningkatkan kualitas layanan dan daya saing PTP Teluk Bayur. Sistem ini memberikan efisiensi biaya bagi pengguna jasa pelabuhan,” ujar Fauzi, di kantor PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, Jumat (15/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PTP Nonpetikemas Teluk Bayur juga terus mendukung Logistik Nasional, dengan menghemat waktu tunggu hingga 33%, ini mampu mengoptimalkan kinerja bongkar muat sehingga produktivitas juga meningkat,” tambahnya.

Keberhasilan ini turut didukung oleh kinerja operasional yang optimal. Hingga Triwulan III 2024, trafik komoditas General & Bag Cargo tercatat sebesar 489.000 ton/m³, curah kering 1.480.000 ton, dan curah cair mencapai 2.066.000 ton. Dengan fasilitas dermaga sepanjang 917,3 meter dan lapangan penumpukan seluas 36.341 m², PTP Teluk Bayur terus melayani berbagai jenis kargo, termasuk minyak kelapa sawit (CPO), cangkang, pupuk, dan komoditas lainnya.

Dikatakan juga, keberhasilan Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pintu gerbang perekonomian Sumatera Barat tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan stakeholder lainnya. Pelabuhan Teluk Bayur berkomitmen untuk menjadi pelabuhan yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi regional serta menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami berkolaborasi dengan pemerintah Sumatera Barat, perusahaan bongkar muat, dan pemilik barang untuk menyusun roadmap kerjasama yang optimal, termasuk penataan masyarakat sekitar pelabuhan, dan berkomitmen mengoptimalkan layanan di PTP Teluk Bayur agar memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat rantai pasok dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” tambahnya.

Fauzi optimis, segala upaya dan transformasi yang telah dilakukan akan meningkatkan dan memperkuat daya saing pelabuhan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Peningkatan ini kami capai dengan menerapkan standar dan sistem yang mampu memperlancar operasional di lapangan. Kami optimis bahwa langkah ini akan meningkatkan daya saing PTP Nonpetikemas Cabang Teluk Bayur, baik di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Fauzi. (ire djafar)

Berita Terkait

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
EPI Perkuat Keandalan Layanan OPS melalui SLA-SLG, Dukung Transformasi Green Port Tanjung Priok
Tekankan Profesionalisme dan Integritas Perwira Hidrografi, Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL Hidros
Perkuat Budaya K3, IPCC Bekali TKBM dengan Sertifikasi Basic K3

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Friday, 21 August 2026 - 21:54 WIB

Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan

Berita Terbaru