Transformasi dan Rumah Strategis Pelindo, Pasca Setahun Merger

- Pewarta

Friday, 23 December 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Penggabungan (Merger) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo merupakan salah satu proyek strategi nasional pemerintah. Satu tahun pasca penggabungan, PT Pelindo terus berbenah dalam perbaikan berbagai layanan pelabuhan, hal ini dilakukan untuk mendorong transformasi baik di dalam diri Perseroan maupun perekonomian nasional.

Demikian dikatakan Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, dalam Forum Group Discussion (FGD) Update Satu Tahun Pasca Merger Pelindo yang digelar bersama Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), di Museum Maritim Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Jumat (23/12).

Dikatakan juga, Pelindo akan terus memacu peningkatan pelayanan jasa kepelabuhanan dengan berbagai program unggulan guna memberikan layanan prima kepada pengguna jasa. Salah satunya dengan transformasi dan peningkatan pelayanan secara kontinyu yang terus berlangsung, sehingga kinerja positif Pelindo akan terus berlanjut dan target perusahaan yang telah ditetapkan juga tercapai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah satu tahun dilakukan penggabungan, Pelindo semakin menguatkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah mewujudkan layanan pelabuhan dan logistik nasional yang efektif dan efisien.

“Menstandarisasi seluruh layanan operasional termasuk peti kemas maupun non peti kemas diseluruh pelabuhan yang dikelola Pelindo, memperpendek port stay dan cargo stay serta menjaga kepastian schedule kapal dengan perencanaan yang matang dan layanan yang lebih cepat,” ujar Arif Suhartono.

Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Arif Suhartono dalam FGD.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Arif Suhartono dalam Forum Group Discussion (FGD).

“Semua upaya itu, sesuai dengan tujuan merger Pelindo, yaitu meningkatkan konektivitas dan standarisasi pelayanan pelabuhan, mewujudkan layanan logistik terintegrasi dan keunggulan dalam operasional, komersial serta keuangan,” tambahnya.

Transformasi

Group Head Management Integrasi Pelindo, Budi Pratomo, mengatakan spektrum integrasi bisnis Pelindo sangat kompleks. Pelindo setelah bergabung sekarang sudah memiliki dan mengoperasikan 110 pelabuhan di seluruh Indonesia di 32 Provinsi dan memiliki 88 cabang dengan total pegawai sekitar 25 ribu pegawai di seluruh Indonesia.

“Pasca merger, kita memiliki 4 sub holding yang baru dibentuk yang fokus pada bisnisnya masing-masing di bawah sub holding terdapat sekitar 58 anak usaha,” ungkap Budi.

Menurutnya, transformasi di semua aspek merupakan hal penting, untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis terhadap customer, transformasi juga mengantarkan Pelindo mampu berkolaborasi dan berkontribusi terhadap negara, juga tercapai penurunan biaya logistik bagi masyarakat, dan menambah nilai dari aspek financial, operasional dan komersial bagi Pelindo sendiri.

“Semoga dengan disatukannya 4 Pelindo, maka pengelolaan pelabuhan akan tersentralisasi sehingga konektivitas nasional terjamin dan capabilitas Pelindo secara end to end dari mulai laut hingga ke hinterland bisa dicapai,” jelasnya.

Group Head Sekretaris Perusahaan PT Pelindo, Ali Mulyono, "Terimakasih kepada rekan media yang telah berkontribusi positif dalam pemberitaan dan menjadi penyeimbang mengenai capaian Pelindo selama setahun merger, semoga ke depan akan lebih baik lagi dan kita bisa saling memberi dan menerima sumbang dan saran untuk kemajuan bersama,".
Group Head Sekretaris Perusahaan PT Pelindo, Ali Mulyono, “Terimakasih kepada rekan media yang telah berkontribusi positif dalam pemberitaan dan menjadi penyeimbang mengenai capaian Pelindo selama setahun merger, semoga ke depan akan lebih baik lagi dan kita bisa saling memberi dan menerima sumbang dan saran untuk kemajuan bersama,”.

Karena Pelindo merupakan perusahaan berbasis layanan, lanjut Budi, maka Sumber Daya Manusia (SDM) dan IT menjadi tolak kunci daripada keberhasilan transformasi Pelindo. Yang tujuannya adalah meningkatkan konektivitas dan standarisasi pelayanan Pelindo, layanan logistik yang lebih terintegrasi serta keunggulan operasional komersial dan keuangan.

Rumah Strategis

Pelindo menuju Pelabuhan terintegrasi dan berkelas dunia guna mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, memiliki Rumah Strategis, dengan mengacu pada 4 pilar. Pilar Pertama transformasi pelabuhan kelas dunia, dimana Pelindo terus bertransformasi untuk melakukan standarisasi layanan.

“Peresmian Kijing (9/8/2022) lalu, yang merupakan salah satu terminal terbesar di Kalimantan, menjadi salah satu kontribusi Pelindo dalam rangka melakukan transformasi pelabuhan, khususnya di kalimantan barat,” jelas Budi dalam paparannya.

Pilar kedua, penguatan ekosistem logistik, yang mana didalamnya juga mencakup konektivitas dan kelancaran arus barang. Pilar ketiga efisiensi supply chain maritim serta pilar keempat adalah peningkatan value perusahaan.

“Intinya, dengan Rumah Strategis dan berbagai transformasi yg dilakukan, Pelindo mampu memberi benefid bagi shipping line, yang dalam hal ini sebagai customer kita, kedepan di tahun 2023 Pelindo akan terus melanjutkan transformasi pelabuhan dalam meningkatkan pelayanan, terus melanjutkan penataan bisnis, terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas internal dan yang terakhir fokus akan ekspansi bisnis,” kata Budi diakhir paparannya.

Hadir pada FGD tersebut Direktur Utama Pelindo, Arief Suhartono, Head Regional 2, Guna Mulyana, Sub Holding, Humas Pelindo Group di area Pelabuhan Tanjung Priok dan para media yang tergabung dalam Forwami. (idj)

Berita Terkait

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025
Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu
Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026
Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025
Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang
Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif Selama Periode Nataru 2025–2026
Pushidrosal Dukung PSN Tanggul Laut Melalui Survei Hidro-Oseanografi
Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sunday, 11 January 2026 - 14:29 WIB

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025

Saturday, 10 January 2026 - 13:40 WIB

Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu

Saturday, 10 January 2026 - 04:55 WIB

Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026

Friday, 9 January 2026 - 14:18 WIB

Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025

Friday, 9 January 2026 - 14:05 WIB

Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang

Berita Terbaru